
Ilusftrasi: RA, staf kontrak jadi korban pemerkosaan dari oknum dewan pengawas BPJS Ketenagakerjaan.
JawaPos.com–Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Masdar Hilmy angkat suara soal dugaan pelecehan seksual kepada mahasiswi yang dilakukan aktivis kampus. Masdar mengatakan, hingga saat ini belum menerima laporan pelecehan seksual yang terjadi ataupun dilakukan mahasiswa atau dosen UINSA Surabaya.
”Kami tidak bisa menindak karena kami belum menerima laporan (pelecehan seksual) hingga saat ini,” tutur Masdar Hilmy, pada Selasa (18/1).
Masdar menyebut, pihaknya tidak akan gegabah dalam mengambil keputusan. Sebab, apalagi pihak kampus belum menemukan kasus pelecehan seksual seperti yang beredar di sosial media.
Bila ada laporan, Masdar berjanji kampus akan menindaklanjuti hal itu. Juga akan memberikan sanksi yang sesuai kepada pelaku.
”Kami ingin hati-hati pada kasus yang beredar. Saya tidak menampik keviralan ini, tapi kami tidak mau terperangkap,” ucap Masdar Hilmy.
Sebelumnya, diduga terjadi pemerkosaan mahasiswi UINSA Surabaya oleh mahasiswa yang tergabung dalam salah satu organisasi kampus. Kasus itu awalnya muncul dari akun Instagram @uinsa.garis.lurus.
Dugaan pemerkosaan itu diungkapkan langsung oleh korban melalui direct message. Kepada admin, korban bercerita bahwa pelaku bernama MKA (OCD).
”Pada Oktober, korban dan MKA (OCD) bersama teman-teman mereka yang lainnya pergi ke salah satu klub malam di Jalan Solo. Pada malam itu, posisi korban sedang mabuk berat sehingga korban tidak sadarkan diri (pingsan),” tulis akun itu.
Kemudian, terduga pelaku MKA (OCD) membawa korban ke salah satu hotel terdekat dari klub tersebut. Korban yang masih tidak sadar dan pingsan lalu diperkosa MKA (OCD).
”Korban sempat tersadar sebentar karena dia merasakan sebuah paksaan saat diperkosa,” tulisnya lagi.
Pada saat korban tersadar sebentar, melihat tubuh MKA (OCD) di atas korban dan sedang memerkosa dirinya. Tubuh MKA (OCD) yang jauh lebih kuat menindih korban, sehingga korban tidak mampu bergerak dan melawan.
”Setelah itu korban tidak mengingat kejadian apapun lagi. Saat korban benar-benar dalam posisi sadar, korban sudah tidak mengenakan pakaian sama sekali,” tulisnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
