Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Januari 2022 | 17.48 WIB

Tol Laut Surabaya-Kaimana Dibuka Bulan Ini

PERMINTAAN NAIK: Kapal yang melayani trayek tol laut bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak beberapa waktu lalu. Trayek baru Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, ke Pelabuhan Kaimana, Papua Barat, sudah resmi dan beroperasi bulan ini. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos - Image

PERMINTAAN NAIK: Kapal yang melayani trayek tol laut bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak beberapa waktu lalu. Trayek baru Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, ke Pelabuhan Kaimana, Papua Barat, sudah resmi dan beroperasi bulan ini. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos

JawaPos.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menambah dua trayek tol laut tahun ini. Penambahan jalur anyar itu mendapat sambutan positif pengusaha di sektor logistik. Agar harga barang tetap terjaga, mereka mendorong pemerintah dan operator kapal untuk memperbanyak sosialisasi dan pengawasan.

Pemerintah sudah menentukan rute trayek anyar tol laut itu. Kapal akan melayari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Pelabuhan Kaimana, Papua Barat. Trayek baru tersebut mulai dioperasikan bulan ini.

Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DPW Jawa Timur Henky Pratoko menjelaskan bahwa penambahan trayek mendapat sambutan positif pengusaha angkutan. Sebab, hal itu bisa mendorong pertumbuhan pengiriman barang via pelabuhan. ’’Kami berharap pemerintah terus memperbanyak kapal tol laut. Saat ini jumlahnya memang masih kurang,’’ kata Henky.

Dengan bertambahnya trayek, kata Henky, alternatif angkutan bakal semakin banyak. Itu tidak saja mendorong bertambahnya barang, tetapi juga berpengaruh pada ketepatan waktu pemberangkatan kapal.

Menurut Henky, ada banyak hal yang perlu diperhatikan pemerintah dan operator kapal terkait dengan tol laut. Saat ini memang ada subsidi biaya pengangkutan barang. Meski begitu, pengusaha berharap hal itu tak berpengaruh pada kualitas layanan.

Selain pelayanan, pemerintah perlu memperbanyak sosialisasi. Diperlukan pemberitahuan mengenai barang apa saja yang diprioritaskan dalam pengiriman kapal via tol laut. Tujuannya, pengusaha bisa membantu mencarikan muatan.

Henky menyatakan bahwa barang yang dibawa kapal tol laut seharusnya lebih murah. Diperlukan pengawasan harga sampai ke pasar. ’’Pemilik barang juga harus diingatkan. Jangan sampai barang yang dikirim dengan biaya murah dijual dengan harga tinggi,’’ tandas Henky.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore