
Photo
JawaPos.com – Sosialisasi yang masif menjadi pekerjaan paling utama dalam rencana penggabungan Kelurahan Perak Barat dan Perak Utara, Surabaya. Sebab, penggabungan itu berarti perubahan data alamat di dokumen kependudukan. Tidak hanya menyangkut dokumen kependudukan warga, tapi juga perusahaan.
Budi Leksono, sekretaris pansus raperda penggabungan dua kelurahan tersebut, menyatakan sempat meminta agar pihak kecamatan dan kelurahan tidak hanya melakukan sosialisasi kepada warga. Sebab, kawasan pelabuhan tidak pernah lepas dari perusahaan-perusahaan di sekelilingnya. ’’Sosialisasi ini penting karena perubahan yang terjadi adalah hal yang paling mendasar. Yakni, identitas,” tuturnya.
Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan, pihak kecamatan maupun kelurahan sudah bertemu asosiasi pengusaha. Para pemilik usaha pun siap mengurus perizinan lagi. Sebab, identitas tempat usahanya juga bakal berubah. Khususnya alamat usaha.
Pertiwi Ayu Krishna, ketua pansus tersebut, mengatakan bahwa sejak 2018 kajian, penelitian, dan sosialisasi penggabungan dua kelurahan tersebut diupayakan. Karena itu, pansus berharap pembahasan raperda di Komisi A DPRD Kota Surabaya bisa berjalan lancar. Pansus rencananya membahas raperda itu lagi pekan depan.
Menurut Ayu, potensi kendala bukan pada proses pembahasan di pansus. Tetapi, potensi masalah paling rentan berada di tingkat bawah. Yakni, ketika ada warga yang merasa belum tersosialisasi dan bingung ketika ada pengumuman perubahan identitas. ’’Karena ini urusan yang paling mendasar, tetapi menyangkut banyak hal,” katanya.
Misalnya, masalah kepesertaan BPJS Kesehatan atau penerimaan bantuan sosial dari pemerintah. Hal itu harus mengikuti dalam proses perubahan identitas nanti. ”Pansus ini berbeda dengan pansus yang lain. Kita tidak bisa bekerja sendiri. Teman-teman di kecamatan dan kelurahan diharapkan ikut membantu prosesnya,” kata ketua Komisi A DPRD Surabaya itu.
Sementara itu, Camat Pabean Cantian Dewanto Kusumo Legowo mengatakan, tahun ini pihaknya tinggal melakukan pendataan tahap akhir. Pihak kecamatan juga sudah berkoordinasi dengan dinas kependudukan dan pencataan sipil terkait perubahan identitas warga. Juga, bersama organisasi perangkat daerah (OPD) lain terkait dengan perizinan tempat usaha di wilayah pelabuhan. ’’Kita nanti turun bersama para ketua RT dan RW serta lurah,” jelasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
