
LEBIH CEPAT MENULAR: Penanggung Jawab RS Lapangan Indrapura Laksamana dr I D.G. Nalendra Djaya Iswara (dua dari kiri) bersama tim dokter menjelaskan varian baru Delta B.1.617.2 di RSLI. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
JawaPos.com – Gempuran Covid-19 di Kota Pahlawan semakin memprihatinkan. Tingkat hunian sejumlah rumah sakit telah penuh. Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI), misalnya. Rabu (7/7) pasien yang dirawat sebanyak 362 orang. Kebanyakan di antara mereka berasal dari Surabaya Raya. Termasuk Sidoarjo dan Gresik.
Kemudian, jumlah pasien antre telah menembus 140 orang. Dengan hanya mempunyai 410 tempat tidur, RSLI tidak bisa menerima semua pasien yang antre. Karena itu, sementara waktu RSLI tidak menerima pasien pekerja migran Indonesia (PMI) Jawa Timur.
’’Seluruh pasien PMI Jatim dialihkan ke RS Darurat Lapangan Bangkalan karena di sana masih kosong. Kecuali, PMI yang sedang dirawat. Perawatan tetap diberikan hingga sembuh,’’ kata Ketua Pelaksana Pendampingan Pasien Covid-19 Radian Jadid Rabu (7/7).
Saat ini pihaknya fokus menangani pasien Covid-19 asal Surabaya Raya. Meliputi Sidoarjo dan Gresik. Pihaknya hanya menerima pasien bergejala ringan. Yakni, yang saturasinya di atas 95 persen. Itu dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan persediaan tabung oksigen. ’’Ada 80 tabung oksigen. Dan, setiap hari separonya telah terpakai. Walaupun masih ada sisa, kami tetap antisipasi. Sebab, dalam sehari, satu pasien bisa menghabiskan dua tabung oksigen,’’ ujarnya.
Seminggu lalu, persediaan oksigen sempat menipis. Yaitu, hanya 40 tabung. Banyaknya orang yang membutuhkan membuat distribusi oksigen di RSLI tersendat.
Jadid menjelaskan, tingkat hunian di RSLI terus meningkat. Untuk mempercepat penyembuhan, pihaknya membentuk tim psikologis. Terdapat 12 psikolog. Mereka bertugas menangani pasien Covid-19 yang dalam kondisi stres dan depresi.
’’Nama programnya, teman curhat. Jadi, setiap hari konsultasi antara pasien dan psikolog dilakukan. Komunikasi melalui telepon atau video call. Mereka bebas mau curhat apa saja dan pastinya ada jalan keluarnya,’’ ujarnya.
Kondisi overload pun terjadi di RS Al-Irsyad. Manajer Operasional Gedung 1 RS Al-Irsyad dr Salim Ubaid mengatakan, pihaknya hanya memiliki 27 tempat tidur untuk penanganan pasien Covid-19. Semua bed telah terisi. Dengan keterbatasan kapasitas, pihaknya lebih fokus menangani pasien Covid-19 bergejala berat yang saturasinya di bawah 95 persen.
Beberapa gejala dialami mereka. Misalnya, demam, batuk, pilek, dan sesak napas. Meski begitu, Salim menjelaskan bahwa ketersediaan oksigen di RS Al-Irsyad masih aman. Sebab, pihaknya menggunakan oksigen sentral.
”Rata-rata pasien dirawat paling cepat 14 hari karena dikhawatirkan ada indikasi virus varian baru. Dalam sehari, ada satu atau dua pasien yang berhasil disembuhkan,” ujarnya.
Baca Juga: Jatim Kembali Zona Merah, Dipicu Melonjaknya Okupansi Rumah Sakit
Sama halnya dengan yang dialami RS PHC. Kapasitas 140 tempat tidur telah terisi penuh. Kebanyakan pasien yang dirawat berstatus sedang dan berat. Untuk memaksialkan proses perawatan, pihak rumah sakit menggunakan tabung oksigen dan oksigen sentral.
”Dalam menghadapi pandemi kali ini, RS PHC Surabaya berusaha secara cepat beradaptasi dengan melakukan konversi dari kamar biasa menjadi kamar perawatan isolasi,” kata Humas RS PHC Irvan Prayogo.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
