
Juri saat melakukan penilaian ikan cupang di Kompetisi bertajuk Grazie Betta Contest C19 di Raiser, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Minggu (9/8/2020). Kontes yang diikuti 958 ikan cupang terbagi dalam 10 kelas masing-masing kelas, terbagi menjadi l
JawaPos.com – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengungkapkan, bahwa budi daya ikan cupang di daerah itu mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, bahkan penjualan terdata hingga mencapai Rp49 miliar lebih dalam setahun.
"Kediri dikenal sebagai penghasil ikan cupang terbesar di Indonesia. Dalam satu tahun ada sekitar 110 juta ikan cupang yang dihasilkan, dengan nilai ekonomis mencapai Rp49 miliar lebih," katanya dalam acara kontes ikan cupang di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, Minggu (27/6), seperti dikutip dari Antara.
Mas Bup, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa budi daya ikan cupang di Kabupaten Kediri merupakan produk perikanan andalan, selain ikan lele dan koi. Ia juga mengapresiasi kegiatan yang bertajuk 8th Kediri Betta Contest itu. Dirinya berharap perkembangan ikan hias di Kabupaten Kediri akan terus meningkat.
"Sekarang yang kami upayakan adalah para petani ikan cupang di Kabupaten Kediri ini, bisa memiliki brand ikan cupang sendiri. Genetiknya ini bisa dari wild betta, nanti kita crossing agar bisa menghasilkan jenis ikan dengan kualitas yang lebih bagus lagi. Pemerintah akan terus berupaya mendorong itu," kata dia.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri Nur Hafid mengatakan sentra budi daya ikan cupang tersebar ke sejumlah daerah di Kabupaten Kediri, seperti Kecamatan Ngadiluwih, lalu Desa Paron di Kecamatan Ngasem, Kecamatan Gurah, hingga Kandat.
Menurut dia, dengan produksi ikan cupang yang melimpah tersebut ditambah dengan kegiatan kontes skala internasional, diharapkan bisa lebih meningkatkan pasar dan harga jualnya juga menjadi lebih baik. "Kami angkat supaya ikan cupang ada nilai ekonominya. Ikan cupang termasuk ikan hias, sehingga pembudi daya harus mengetahui bagaimana permintaan model ikan," kata dia.
Kontes ikan cupang digelar di Kabupaten Kediri, diikuti peserta pemilik ikan cupang, baik dalam maupun luar negeri. Kontes digelar di Convention Hall SLG Kabupaten Kediri dengan protokol kesehatan yang ketat karena masih pandemi Covid-19.
Kontes itu juga berhasil memecahkan dua rekor MURI kategori peserta kontes dengan jumlah peserta terbanyak dan kontes dengan total hadiah terbesar. Dalam kontes ikan cupang tersebut tercatat jumlah ikan yang ikut serta dilombakan adalah 2.457 ekor. Jumlah ini mengalahkan kontes yang sama di Padang, Sumatera Barat, pada 2017.
Selain itu, rekor lainnya yang juga berhasil dipecahkan adalah kontes dengan total hadiah terbesar di Indonesia. Total hadiah kontes ini sejumlah Rp196 juta, termasuk hadiah mobil.
Kontes tersebut mempertandingkan 75 kelas dalam 10 divisi. Total ada 237 pemenang yang mendapatkan piala dari Bupati Kediri. Acara tersebut juga digelar dengan protokol kesehatan yang sangat ketat dan bukan untuk umum. Pendaftaran pun juga lewat daring. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
