
MELONJAK: Jumlah kedatangan penumpang di Bandara Juanda meningkat saat libur Imlek. (Angger Bondan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Jumlah penumpang di Bandara Internasional Juanda mengalami kenaikan saat hari libur Imlek. Bahkan, kenaikannya sekitar 43 persen dari jumlah biasanya. Kenaikan jumlah penumpang didominasi kedatangan. Tepatnya sehari menjelang perayaan Imlek.
Stakeholder Relation Manager Bandara Juanda Yuristo Ardhi H. menjelaskan, kenaikan jumlah penumpang terjadi selama dua hari. Sejak Rabu (10/2) hingga Kamis (11/2). Pada H-2 menjelang Imlek, pergerakan penumpang mencapai 14.021 orang.
Puncaknya terjadi pada Kamis sebelum libur panjang. Saat itu terdapat 14.592 penumpang. Angka tersebut mengalami kenaikan dari biasanya. Ketika hari biasa, pergerakan penumpang hanya berkisar 10 ribu–12 ribu orang per hari. ”Lonjakan tertinggi memang terjadi di hari itu,” kata Yuristo, Minggu (14/2).
Jika dirata-rata selama Februari, pergerakan penumpang mencapai 8.776 orang per hari. Selama libur panjang Imlek kemarin, rata-rata jumlah penumpang naik menjadi 12.559 orang per hari. Meski, lonjakan signifikan terjadi pada dua hari saja. Yakni, Rabu dan Kamis lalu.
Pergerakan penumpang juga didominasi dari kedatangan. Menurut Yuristo, kedatangan penumpang paling banyak berasal dari penerbangan rute Jakarta–Surabaya. Nah, untuk arus balik kemarin, Yuristo memprediksi terjadi pergerakan penumpang sekitar 12 ribu–13 orang.
Peningkatan jumlah penumpang di Bandara Juanda juga diikuti naiknya pergerakan pesawat. Hanya, angkanya tidak signifikan. Puncaknya terjadi pada Rabu lalu. Ada 149 pesawat. Pada Kamis lalu, pergerakan pesawat turun menjadi 145 pesawat saja.
Ada beberapa faktor penyebab. Mengingat, pergerakan pesawat tidak hanya berasal dari peserta yang menggunakannya. Tetapi juga dari kargo. Jadi, tingginya jumlah penumpang tidak selamanya diikuti naiknya pergerakan pesawat.
Baca Juga: Awasi Pelanggar, Polrestabes Surabaya Pasang Kamera di Tubuh Polantas
Bahkan, pada Jumat minggu lalu (5/2), pergerakan pesawat justru lebih tinggi jika dibandingkan menjelang libur panjang Imlek. Yaitu, mencapai 150 pesawat. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) juga tetap dilakukan. Terutama saat libur panjang Imlek kemarin.
Pihak Bandara Juanda menerjunkan tim khusus dari pengamanan bandara. Mereka bertugas melakukan patroli prokes di area bandara. Diharapkan, semua bisa disiplin menaati prokes. Misalnya, memakai masker dan menghindari kerumunan.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/MfA71UTWfmI

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
