
Kadinkes Surabaya Febria Rachmanita
JawaPos.com–Peraturan wajib menyertakan hasil negatif Covid-19 berdasar tes rapid antigen atau GeNose test mulai diterapkan untuk penumpang kereta api sejak Selasa (26/1) hingga Senin (8/2). Aturan tersebut sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 11 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Pandemi Covid-19.
Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto menjelaskan, terkait layanan pemeriksaan GeNose Test di stasiun rencananya tersedia secara bertahap mulai 5 Februari. Saat ini, masih dalam tahap persiapan bersama pihak Universitas Gadjah Mada dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).
Adapun surat keterangan hasil negatif Covid-19 dari pemeriksaan GeNose Test atau rapid test antigen atau RT-PCR tersebut, sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum jam keberangkatan. Persyaratan tersebut tidak diwajibkan bagi penumpang usia di bawah 12 tahun.
”Pada tahap awal, layanan tersebut akan disediakan di Stasiun Gambir dan Jogjakarta terlebih dahulu,” ujar Suprapto ketika dihubungi pada Rabu (27/1).
Di PT KAI Daop 8 Surabaya, layanan rapid test antigen sudah disediakan di 5 stasiun. Yakni Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Mojokerto, dan Sidoarjo. Layanan tersebut bisa digunakan penumpang dengan harga Rp 105.000. Pelanggan yang ingin melakukan rapid test antigen di stasiun diharuskan menyiapkan tiket KA jarak menengah/jauh atau kode booking yang sudah dibayarkan lunas dan kartu identitas asli.
Setiap pelanggan KA jarak menengah/jauh harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut, dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang.
Aturan lain yang tertera dalam SE Kemenhub adalah larangan bicara secara langsung maupun melalui telepon selama perjalanan. Larangan makan atau minum bagi penumpang yang perjalanannya kurang dari 2 jam juga diberlakukan.
”Namun, larangan itu terkecuali bagi individu yang mengonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut,” tukas Suprapto.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=_SvJUpeygPE
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022