
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Humas Pemkot Surabaya/Antara
JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membeberkan suka duka membangun Ibu Kota Provinsi Jawa Timur itu selama kurang lebih 10 tahun terakhir saat menjabat sebagai orang nomor satu di daerah itu.
”Saya harus bisa membawa kota ini ada di peta dunia. Artinya warga dunia bisa mengerti dan tahu bahwa ada kota yang namanya Surabaya. Alhamdulillah terwujud,” kata Wali Kota Risma seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Minggu (25/10).
Risma mengatakan, dalam beberapa kesempatan bertemu warga selalu menceritakan suka duka yang dihadapi selama 10 tahun yang dinilainya beraneka ragam. Salah satu yang paling memberikan kesan yakni upaya Wali Kota Risma dalam menutup lokalisasi Dolly. Bagi Risma, penutupan lokalisasi itu merupakan langkah yang berat dan berisiko. Namun begitu, seiring dengan keberanian dan dukungan dari berbagai pihak, Risma berhasil melewati prahara tersebut.
”Berikutnya, saat peristiwa bom dua tahun lalu. Itu adalah hal yang sangat menyedihkan dan berat untuk kami. Saya bersyukur bisa melewati semua itu,” ujar Risma.
Selain itu, Risma juga menceritakan sepenggal kisah yang membahagiakan selama bertugas. Dia menyebut, jika melihat data menunjukkan angka kemiskinan yang turun secara signifikan dan banyaknya apresiasi dan penghargaan yang tidak hanya diterima dalam negeri, tetapi bahkan dari luar negeri juga dapat melihat kemajuan kota.
”Lalu suhu udara turun, warga lebih ramah. Itu yang membuat orang asing atau wisatawan berkunjung ke kota ini. Masih banyak lagi tentunya. Kami sangat bersyukur Surabaya sudah semakin baik dari hari ke hari,” tutur Risma.
Suka duka saat menjabat sebagai wali kota terakhir diutarakan Risma pada saat bincang-bincang santai dengan paguyuban warga perumahan Sambikerep secara virtual dari rumah dinas wali kota, di Jalan Sedap Malam Surabaya, Sabtu (24/10).
Salah warga asal RT 4 RW 6 Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakar Santri, Mariani mengaku bersyukur selama ini dipimpin sosok pemimpin yang adil dan bijaksana. Bahkan, dia berkali-kali mendoakan agar Wali Kota Risma sehat dan berbahagia.
”Saya pernah bertemu dengan Ibu di Pasar Keputran. Saya senang karena sebagai warga Surabaya diperhatikan oleh Ibu. Sehat terus Bu. Doa kami menyertai,” ucap Mariani.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=ndozuXqiNY8&ab_channel=jawapostvofficial

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
