
Foto dokumen Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifudin. Antara
JawaPos.com - Sepuluh hari lalu, Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin memberi kabar melalui pesan WhatsApp. ”Aku sekarang kena flu dan greges, Cak. Hari ini libur kerja. Istirahat,” tulisnya kepada Jawa Pos.
Beberapa hari berselang, pelaksana tugas (Plt) bupati Sidoarjo itu kembali beraktivitas. Mulai menghadiri acara silaturahmi hingga rapat bersama DPRD. Rabu malam (19/8), Cak Nur –sapaan akrabnya– masih mengikuti rapat paripurna di kantor DPRD Sidoarjo.
Saat memberikan sambutan, Cak Nur terlihat lemas. ”Tapi, beliau tidak ingin menunjukkan rasa sakitnya,” kata Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori. Hingga, kabar duka itu datang kemarin sore (22/8).
Baca juga: Plt Bupati Sidoarjo Meninggal, Gubernur Jatim: Beliau Pekerja Keras
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo drg Syaf Satriawarman menuturkan, Cak Nur meninggal di RSUD Sidoarjo sekitar pukul 15.00. Dia terkonfirmasi positif Covid-19.
Photo
MENUJU PERISTIRAHATAN TERAKHIR: Pelayat mengantar jenazah Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin ke pemakaman di Desa Janti, Waru, Sidoarjo, tadi malam. (ROBERTUS RISKY/JAWA POS)
Dirut RSUD Sidoarjo dr Atok Irawan SpP menyebut Cak Nur mengeluh badannya panas, sesak napas, dan batuk.
Hasil pemeriksaan menunjukkan Cak Nur mengalami pneumonia. Atok menyarankan rawat inap. Namun, Cak Nur minta rawat jalan. ’’Beliau bilang jam 6 malam juga mau rapat paripurna di DPRD Sidoarjo,” terang Atok.
Baca juga: Cak Nur Wafat, Gubernur Jatim Tunjuk Sekda Sidoarjo sebagai Plh Bupati
Kemarin tiba-tiba Atok dihubungi istri Cak Nur untuk keperluan opname suaminya. Cak Nur dirawat sejak pukul 09.00 dan langsung dites swab. ”Setelah itu, kondisinya semakin buruk, sempat pakai ventilator. Juga, terdeteksi ada penyumbatan di pembuluh darah di jantung,’’ terang Atok.
Sebagai ketua Gugus Tugas Covid-19 Sidoarjo, Cak Nur kerap terjun langsung dalam penanganan kasus korona. Bahkan, saat awal pandemi, tidak ada yang mau memakamkan jenazah pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Cak Nur sendiri yang turun tangan dengan memakai alat pelindung diri.
Baca juga: Sebelum Dibawa ke RS, Cak Nur Plt Bupati Sidoarjo Minta Berwudhu Dulu
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Cak Nur. Dia menegaskan, pemerintahan Sidoarjo tidak akan kosong. Sekdakab secara otomatis menjadi pelaksana harian (Plh). ’’Tapi, masa Plh tidak boleh lebih dari 30 hari,’’ jelasnya. Selanjutnya, pemprov menunjuk dan mengusulkan tiga nama ke Kemendagri sebagai Plt bupati.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=UdWTKBLml6w

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
