
Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya Khusnul Khotimah memberi sambutan pada acara rapat konsolidasi di PAC PDIP Semampir, Kota Surabaya, Minggu (9/8). PDIP Surabaya/Antara
JawaPos.com–Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya merapatkan barisan. Rekomendasi pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali Kota Surabaya turun dalam waktu dekat.
”Pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri, kesolidan partai adalah setengah dari kemenangan. Setengahnya lagi merupakan kerja-kerja politik lapangan untuk memenangkan hati rakyat. Kita jaga PDI Perjuangan Kota Surabaya tetap solid dan kompak,” kata Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya Khusnul Khotimah seperti dilansir dari Antara di PAC PDIP Semampir, Kota Surabaya, pada Minggu (9/8).
Hal sama juga dikatakan Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat. Dia menegaskan komitmen partainya untuk tegak lurus dengan keputusan DPP Perjuangan. ”Siapa pun yang direkomendasi ketua umum, kita yakin seyakin-yakinnya bahwa pasangan itu adalah figur terbaik. Figur yang memiliki potensi menang tinggi dalam Pilkada Surabaya,” ujar Achmad Hidayat.
Menurut dia, sikap PDIP Surabaya sejak awal sudah jelas yakni mengamankan dan memenangkan bakal calon wali kota dan calon wakil wali Kota Surabaya yang direkomendasi ketua umum PDIP melalui serangkaian kerja-kerja keras untuk memenangkan hati rakyat Surabaya. PDIP Surabaya kembali menugaskan kepada semua jajaran pengurus untuk aktif turun ke seluruh wilayah.
Achmad mengatakan, rapat di Semampir dan Kenjeran adalah rangkaian pertemuan konsolidasi partai, memperkuat jajaran PDI Perjuangan di tingkat kecamatan, kelurahan, dan tingkat RW.
Ketua Ketua PAC PDI Perjuangan Semampir Zaenal mengatakan, rapat konsolidasi dilaksanakan untuk memenangkan Pilkada Surabaya pada Desember 2020. ”Kita satukan hati, pikiran, dan arahkan tindakan untuk memenangkan calon wali kota dan calon wakil wali kota dari PDI Perjuangan,” kata Zaenal.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan, rekomendasi akan turun sebelum 4 September atau hari dimulainya pendaftaran pilkada di KPU. ”Mungkin juga akan turun Agustus, bulan peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia. Kami satukan dan solidkan semua kekuatan PDI Perjuangan untuk memenangkan Pilkada Surabaya,” kata Adi.
Menurut dia, kesadaran PDI Perjuangan telah dibangun lama untuk memenangkan cawali dan cawawali Surabaya pengganti Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan wakilnya Whisnu Sakti Buana.
”Kesadaran itu kami salurkan dengan memperkuat kerja-kerja kerakyatan di lapangan, yakni memperjuangkan kepentingan rakyat. Setiap hari tiada henti kader-kader PDI Perjuangan bekerja, keluar masuk kampung, termasuk di masa pandemi Covid-19. Rakyat tahu, PDI Perjuangan terus bergerak tiada henti,” terang Adi.
Diketahui pada 5–14 September 2019, PDI Perjuangan telah membuka pendaftaran bakal calon wali kota dan bakal calon wakil wali kota. Ada 19 orang yang mendaftar melalui pintu DPC Kota Surabaya, DPD Jatim, dan DPP. Enam pendaftar di antaranya adalah kader aktif PDI Perjuangan yakni Whisnu Sakti Buana dan Dyah Katarina mendaftar bakal calon wali Kota Surabaya. Sedangkan Armuji, Anugerah Aryadi, Oni Setiawan, dan Eddy Tarmidi mendaftar sebagai bakal calon wakil wali Kota Surabaya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=zKtmnIQuWsE
https://www.youtube.com/watch?v=Wo5BiizygtM
https://www.youtube.com/watch?v=Nkz8JXQOiIM

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
