Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Juni 2020 | 01.48 WIB

New Normal di KBS: Batasi Durasi Keliling dan Jumlah Pengunjung

KESADARAN BERSIH DIRI: Pengunjung memanfaatkan hand sanitizer yang disediakan di berbagai sudut KBS. (Salman Muhiddin/Jawa Pos) - Image

KESADARAN BERSIH DIRI: Pengunjung memanfaatkan hand sanitizer yang disediakan di berbagai sudut KBS. (Salman Muhiddin/Jawa Pos)

JawaPos.com - Kebun Binatang Surabaya (KBS) belum memberikan kepastian terkait dengan pembukaan kunjungan. Lembaga konservasi itu masih menutup pintu kunjungan publik hingga lusa (17/6). Mereka masih menggodok strategi untuk menyambut new normal.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS Chairul Anwar menyatakan, hingga Minggu (14/6), pihaknya belum bisa memastikan pembukaan kunjungan. Pengelola masih menunggu kesiapan sistem protokol kesehatan dan infrastruktur pendukung. ”Masih disiapkan,” katanya. Kesiapan tersebut menyangkut beberapa hal.

Misalnya, mengatur jarak kursi dan jumlah pengunjung serta meningkatkan sistem customer awareness. ”Misalnya, tiket bisa dipesan secara online,” jelasnya.

Untuk menyiapkannya, dibutuhkan beberapa persiapan. Sebelum KBS dibuka, pengelola akan mempresentasikan mekanisme baru kepada pemkot. Setelah itu, ada sosialisasi tentang kebijakan baru kepada masyarakat.

Kabag Perekonomian dan Usaha Daerah Pemkot Surabaya Agus Hebi Djuniantoro menjelaskan, sebelum lembaga konservasi itu kembali dibuka untuk publik, pihaknya meminta membuat mekanisme simulasi. Simulasi tersebut berisi teknis kunjungan yang tetap memperhatikan standar protokol kesehatan. Misalnya, petunjuk masuk ke KBS dan arah pengunjung. Kemudian, batasan waktu pengunjung hingga kapasitas maksimal.

Hebi sudah berkunjung ke KBS untuk melihat kondisi lapangan. Dia juga menjajal batasan waktu pengunjung bisa melihat seluruh koleksi satwa KBS. ”Dua jam cukup. Sudah bisa lihat semua satwa,” ungkapnya.

Terkait dengan kapasitas pengunjung, Hebi menyarankan, memasuki new normal, maksimal hanya ada 5.000 orang per hari. Jadi, pengunjung tetap harus menjaga jarak saat berada di area KBS.

Selain ketentuan baru, kebiasaan masyarakat saat KBS nanti dibuka lagi juga bisa diubah untuk meminimalkan persebaran Covid-19. Salah satunya terkait dengan larangan menggelar tikar di KBS. Diharapkan, setelah melihat satwa, pengunjung segera pulang ke rumah.

Rancangan Kelaziman Baru KBS


  • Kursi pengunjung di area KBS dibuat berjarak.

  • Pembelian tiket on the spot diwakilkan satu orang (jika rombongan/berkelompok).

  • Atur alur pengunjung selama di area KBS.

  • Rencananya ada pembelian tiket secara online.

  • Kapasitas pengunjung dalam sehari dibatasi.

  • Durasi kunjungan di area KBS dibatasi.


Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=9fNEVgHvb2w

https://www.youtube.com/watch?v=HNKBjmCWEyk

https://www.youtube.com/watch?v=PrA-9J9FJWc

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore