Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Februari 2020 | 03.40 WIB

Maling 38 Ponsel Senilai Rp 93 Juta Ternyata Masih SMA

SUDAH DITANGKAP: Tersangka AA saat beraksi di Karno Cell. (Istimewa) - Image

SUDAH DITANGKAP: Tersangka AA saat beraksi di Karno Cell. (Istimewa)

JawaPos.com – Jangan macam-macam di wilayah hukum Polsek Sukodono, Sidoarjo. Sudah banyak penjahat yang dibekuk. Yang terakhir pembobol konter handphone Karno Cell di Desa Pekarungan. Pelaku adalah pelajar kelas XI SMA. Umurnya baru 16 tahun. Arek asal Gresik.

Anggota Polsek Sukodono butuh sembilan hari sejak pelajar berinisial AA itu menggarong dagangan Karno Cell pada Senin dini hari (3/2). Pemuda asal Driyorejo, Gresik, tersebut tergolong bandel. Dia dicokok polisi justru saat bolos sekolah.

Kapolsek Sukodono AKP Eka Anggriana mengatakan, polisi berkali-kali melihat rekaman kamera CCTV Karno Cell. Mengamati wajah pelaku. Penelusuran petugas akhirnya membuahkan hasil. Dari informasi yang dihimpun petugas, muncullah nama AA.

Berbekal data itu, polisi bergegas menuju Kota Pudak. Ada dua tim yang diterjunkan. Tim pertama bentukan Polsek Sukodono. Tim kedua Satreskrim Polresta Sidoarjo. Tim bentukan Polsek Sukodono mengintai gerak-gerik AA di rumah. Tim polresta bertugas menangkap pelaku di sekolah. Saat polisi mendatangi sekolah AA, ternyata dia membolos.

Eka Anggriana menambahkan, petugas yang mengintai di rumah menunggu sampai AA datang. Pukul 10.00, AA tiba di rumah. ’’Langsung ditangkap,’’ ujarnya. Meski masih belia, aksi AA tergolong sangat lihai. Dia menggasak 38 ponsel dagangan Karno Cell seorang diri. Tanpa bantuan rekannya.

Di depan polisi, AA menceritakan bahwa dirinya membobol Karno Cell mulai pukul 02.00. AA membawa tali, kantong, dan martil. Dia masuk dengan cara merusak atap. Setelah itu, plafon dilubangi dengan martil.

Sejurus kemudian, AA masuk gerai HP. Sebanyak 38 unit HP digasak. Dia memasukkan HP ke dalam kantong. Kantong itu diikat dengan tali. AA kembali naik ke atap. HP yang sudah dimasukkan dalam kantong ditarik. Lantas, dia kabur. Pemilik konter mengaku sampai terancam bangkrut. Sebab, modal senilai hampir Rp 93 juta ludes digondol pelaku.

Ternyata AA pernah bersekolah di wilayah Sukodono. Tepatnya saat SMP. Jadi, dia mengetahui seluk-beluk Desa Pekarungan. Tak hanya mengamankan pelaku, polisi berhasil mengembalikan 38 unit HP. Eka mengatakan, ada sejumlah HP yang tertinggal di atap Karno Cell. Delapan HP tertinggal di talang. Enam HP di atap

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore