
ROBOH: Tiang listrik di Jalan Sukolilo Baru ambruk karena diterjang angin kencang. Gara-gara peristiwa itu, listrik di daerah tersebut dipadamkan. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
JawaPos.com - Angin kencang melanda kawasan Kecamatan Bulak, Kamis sore (12/12). Kecepatannya diperkirakan lebih dari 16 knot. Akibat kejadian itu, 4 rumah kehilangan atap dan 1 rumah rusak karena tertimpa tiang listrik yang ambruk.
Awan hitam tebal terlihat bergerak dari timur menuju barat. Sekitar pukul 15.00 angin kencang berembus. Rumah di kawasan pantai terkena imbasnya terlebih dulu.
Embusan angin kencang itu membuat atap rumah terbang dari tempatnya. ’’Ada empat rumah yang atapnya hilang tertiup angin,” ujar Tri Sulistiowati, salah seorang warga. Rumah tersebut berada di Sukolilo Baru Gang 3. Karena terbuat dari eternit, atap gampang lepas Angin kencang juga mengakibatkan satu tiang listrik di Kelurahan Kedung Cowek ambruk. Nahas, tiang itu menimpa sebuah rumah. Tiang lain juga sudah miring. Kejadian tersebut membuat aliran listrik dipadamkan untuk sementara waktu. Menunggu perbaikan selesai.
Camat Bulak Budi Hermanto mengatakan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pegawai kecamatan setempat. Termasuk PLN untuk menangani tiang listrik yang roboh. ’’Petugas dari kelurahan, satpol PP, dan linmas langsung ke lokasi membantu warga,” ujarnya.
Budi mengungkapkan, dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa. Kerugian hanya berupa materi. ’’Untuk perbaikan rumah seperti apa, nanti dikoordinasikan lagi,” terangnya.
Sementara itu, prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak Adi Hermanto mengatakan, pihaknya memantau adanya awan kumulonimbus di Surabaya Timur. Awan tersebut memang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. ’’Juga berpotensi menimbulkan angin kencang,” jelasnya.
Dia menambahkan, warga harus waspada saat melihat awan seperti itu. ’’Kalau melihat awan seperti kembang kol, warga harus berhati-hati. Hal itu bisa memicu embusan angin yang kencang,” ujarnya.
Adi memastikan, kejadian yang menimpa Kecamatan Bulak hanya berupa angin kencang. Bukan angin puting beliung. ’’Kecepatannya di atas 16 knot,” jelasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
