
BERGERAK CEPAT: Petugas PMK berusaha memadamkan api pada genset di GBPT RSUD dr Soetomo kemarin (17/10). (Robertus Risky/Jawa Pos)
JawaPos.com – Kepanikan terjadi di ruang Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) RSUD dr Soetomo kemarin petang (17/10). Genset yang menjadi sumber listrik pelayanan kesehatan di sana mengalami korsleting. Pihak rumah sakit langsung memerintahkan pengosongan di ruang lantai 1 dan 6 untuk menghindari api menyebar dan mengganggu pelayanan medis.
Kebakaran tersebut membuat seisi gedung panik. Mereka pun berusaha untuk turun. Lift mati. Mau tidak mau mereka meniti tangga darurat. Sesampai di lobi, orang-orang berusaha menyelamatkan diri. Ada yang lari ke gedung sebelah dan menyebar ke tempat lain.
Memang, saat panel genset korslet, listrik tidak langsung mati. Sprinkle dan alarm kebakaran gedung juga tidak menyala. Sebab, sumber api dan asap berada di luar bangunan enam lantai tersebut Saat itu ada sembilan pasien yang masih di dalam gedung. Satu pasien menunggu untuk dioperasi. Satu lagi sedang menjalani operasi. Sementara itu, sisanya sudah selesai menjalani operasi dan menunggu pemindahan ke ruangan lain.
Karena ada informasi kebakaran, luka pasien yang sedang dioperasi segera ditutup. Mereka dipindahkan ke ruang ICU dan operasi dilanjutkan. Pasien lain juga dipindahkan ke ruangan lain. Direktur RSUD dr Soetomo Dr dr Joni Wahyuhadi menelepon Command Center (CC) 112. Tak berselang lama, 15 unit pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya, satpol PP, linmas, dan kepolisian meluncur ke lokasi.
Petugas langsung menyisir area belakang RS, tempat tiga genset berada. ’’Slang lalu dipasang. Sebanyak 30 petugas PMK menjangkau genset pertama yang merupakan titik api. Kami berupaya melakukan pemadaman,” kata Kadis PMK Surabaya Dedik Irianto.
Photo
Petugas sekuriti rumah sakit berupaya mengevakuasi peralatan medis ke luar ruangan. (Robertus Risky/Jawa Pos)
Petugas sempat kewalahan karena posisinya sangat mepet dengan genset kedua. ’’Takut menyambar dan membuat genset terbakar,’’ tambahnya. Untuk menyiasati hal tersebut, petugas segera mematikan genset yang korslet. ’’Sebab, petugas juga sempat tersetrum saat berusaha memadamkan,’’ terang Dedik.
Bahkan, untuk memastikan api tidak menjalar ke mana-mana, petugas menjebol plafon. Beruntung, tak terlihat api yang merembet.
Api di genset akhirnya dipadamkan pada pukul 18.00. Situasi betul-betul kondusif pada pukul 19.30. Joni menyebutkan bahwa kejadian itu baru kali pertama dialami RS milik pemprov tersebut. Untuk itu, pihaknya akan melakukan evaluasi dan mendalami penyebab kebakaran.
Sementara itu, Humas RSUD dr Soetomo Pesta Parulian mengatakan, kebakaran terjadi karena power bank trafo mengalami overheat hingga menghasilkan asap. Karena khawatir terjadi hal berbahaya, semua panel listrik dimatikan. ’’Jadi ini bukan terbakar,” ujarnya.
Untuk sementara pelayanan operasi dialihkan ke Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT). Diperkirakan, butuh waktu seminggu agar operasional pusat bedah itu benar-benar pulih.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
