
Photo
JawaPos.com - Desas-desus Sambari Halim Radianto berpeluang maju sebagai bakal cawabup di Pilbup 2020 mendapatkan respons dari Moh. Qosim. Ketua DPC PKB Gresik itu menyebutkan, peluang untuk ’’bertukar posisi’’ tersebut tetap terbuka. Bahkan, Qosim juga memiliki alternatif lain kalau opsi itu tidak terwujud.
Meski begitu, Qosim menyatakan, pihaknya belum melakukan langkah apa pun terkait dengan peluang running di Pilbup Gresik tahun depan. ’’Bagaimanapun, saya masih punya tanggung jawab untuk menyelesaikan tugas bersama Pak Sambari. Kami fokus menyelesaikan amanah tersebut,’’ ujarnya kemarin.
Qosim tidak menampik, saat ini dinamika politik menjelang pilbup mulai menghangat. Terutama berbagai isu seputar bursa kandidat yang bakal maju dalam pesta demokrasi lima tahunan itu. Termasuk desas-desus dia bakal kembali berpasangan dengan Sambari dengan ’’bertukar posisi’’. Sebelumnya Sambari-Qosim (SQ), nanti Qosim-Sambari (QS). ’’Why not (kenapa tidak, Red). Bahkan dengan berbagai opsi,’’ katanya.
Maksudnya? Selain opsi bergandengan dengan Sambari, bisa juga Qosim berduet dengan kandidat yang direkomendasikan bupati yang menjabat sejak 2010 tersebut. ’’Beliau (Sambari, Red) tentu memiliki sosok-sosok yang direkomendasikan. Bisa si A, si B, dan lainnya,’’ kata mantan kepala dinas pendidikan itu.
Opsi tersebut, lanjut Qosim, berpotensi linier dengan keinginannya jika nanti benar-benar maju pilbup. Dia berharap mendapatkan pasangan yang bisa saling memahami. Bukan hanya soal visi-misi, tapi juga pembagian tugas dan wewenang. ’’Ibarat pasangan suami istri, satu sama lain saling memahami dan bisa melengkapi,’’ ujarnya.
Yang jelas, sejauh ini Qosim menyatakan tetap memilih wait and see. Selain masih menyelesaikan tugasnya sebagai Wabup, pihaknya menunggu instruksi dari DPP. Sebab, bagaimanapun, keputusan siapa yang bakal direkomendasi untuk maju pilbup menjadi hak prerogatif partai. ’’Karena itu, saya berusaha mengalir. Tidak pantas juga kalau saya sudah ginjal-ginjal (bermanuver),’’ jelas Qosim.
Seperti diberitakan, jelang kontestasi Pilbup 2020, bursa kandidat yang bakal maju mulai bergulir. Dari sekian banyak kemungkinan nama bakal calon, muncul desas-desus Sambari diajukan sebagai Wabup. Sementara itu, Qosim bergantian sebagai bupatinya. Sesuai ketentuan, opsi tersebut mungkin terjadi. Sebab, Sambari baru sekali menjabat Wabup. Tepatnya saat berpasangan dengan Bupati Robbach Ma’shum pada 2000–2005. Namun, saat itu pemilihan dilakukan anggota DPRD.
Ketua KPU Gresik Akhmad Roni menjelaskan, pembatasan masa jabatan bupati atau Wabup sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. ’’Jika mengacu regulasi tersebut, seorang calon bisa maju jika belum pernah menjabat dalam dua periode dalam jabatan yang sama. Baik untuk calon bupati maupun wakil bupati,’’ ungkapnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
