Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 Juli 2019 | 22.17 WIB

Sosialisasikan Bahaya Kebakaran, Tim Walang Kadung Keliling Kampung

BLUSUKAN: Tim Walang Kadung melintas di Jalan Kapasan Dalam kemarin (5/7). Selain menjadi petugas PMK, tim tersebut menyosialisasikan bahaya kebakaran di kampung-kampung. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos) - Image

BLUSUKAN: Tim Walang Kadung melintas di Jalan Kapasan Dalam kemarin (5/7). Selain menjadi petugas PMK, tim tersebut menyosialisasikan bahaya kebakaran di kampung-kampung. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)

JawaPos.com - Tim Walang Kadung Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) memiliki aktivitas tambahan seminggu belakangan. Tepatnya sejak memperoleh tiga unit motor pemadam kebakaran tambahan. Mereka kini rutin blusukan ke gang-gang di Surabaya Utara dan menyosialisasikan bahaya kebakaran.

Misalnya, yang terlihat di kawasan Kapasan Dalam kemarin (5/7). Setidaknya, lima anggota tim Walang Kadung berada di sana. Mereka adalah Ilham Windhuadi, Feri Widyatmoko, Ramanda Putra Aditya, Muhammad Fatkhurrahman, dan Abdullah Ashari Kelimanya datang dengan menaiki motor pemadam kebakaran. ’’Kalau dulu motornya kan cuma dua. Beberapa hari lalu bertambah tiga lagi. Jadi lima,’’ kata Ilham, komandan tim.

Menurut Ilham, kegiatan kemarin memiliki berbagai tujuan. Salah satunya, untuk mengetahui medan. Jadi, jika ada kebakaran, tim Walang Kadung bisa langsung bergerak dan tidak memerlukan Google Map.

Ada sejumlah tempat yang dikunjungi selama tiga jam kemarin. Selain di Kapasan Dalam, mereka berkeliling di Jalan Kapasan dan Jalan Gembong. Begitu ada warga cangkruk di poskamling, Ilham bersama empat rekannya langsung berhenti untuk menyosialisasikan potensi kebakaran di kawasan padat permukiman dan cara mencegahnya. ’’Kesadarannya perlu dipupuk,’’ tambah Ilham.

Bukan hanya itu. Selain untuk memetakan wilayah, kegiatan yang dilakukan sejak seminggu terakhir itu bisa mengasah kemampuan tim Walang Kadung. Lima orang yang masuk dalam tim Walang Kadung harus benar-benar menguasai sepeda motor Kawasaki Versys 250 cc yang telah dimodifikasi tersebut.

Misalnya, mereka harus mampu mengendalikan motor dan mengoperasikan alat-alat yang ada di motor tersebut. Di antaranya, slang dan tabung pemadam. Mereka juga harus betah berkeliling dengan mengenakan seragam lengkap khas petugas pemadam kebakaran.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore