
Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di SD Taquma Surabaya. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan skalanya di Jawa Timur. Lebih dari setahun berjalan, program ini telah menjangkau 8,4 juta penerima dengan perputaran anggaran Rp 4,17 triliun.
Hal ini terungkap dalam Rakor Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Jawa Timur di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Kota Surabaya pada Kamis (19/2) kemarin.
"Jawa Timur sangat luar biasa karena melayani lebih dari 8,4 juta penerima manfaat. Tentu ini akan memberikan peluang besar bagi petani dan peternak di Jawa Timur," ucap Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana.
Ia mengatakan Jawa Timur memiliki 3.339 SPPG atau sekitar 82 persen dari target nasional. Fasilitas tersebut melayani lebih dari 8,4 juta penerima dengan proyeksi perputaran anggaran sekitar Rp 4,17 triliun.
"70 persen anggaran digunakan untuk bahan baku, 20 persen honor relawan, dan 10 persen sebagai insentif pembangunan SPPG. Jadi MBG ini memberikan dampak signifik terhadap pertanian dan peternakan lokal," imbuhnya.
Di sisi lain, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mendorong percepatan serta maksimalisasi pemenuhan sertifikasi SPPG sebagai bagian dari penguatan tata kelola Program MBG.
"Sertifikasi SPPG ini akan kita maksimalkan sesuai dengan kriteria yang distandarisasi tim BGN. Karena besarnya skala program harus diiringi dengan jaminan kualitas dan keamanan pangannya," ucap Khofifah.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur per 18 Februari 2026, sebanyak 1.214 SPPG telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
795 SPPG memiliki sertifikasi chef, 137 SPPG bersertifikat halal, 99 SPPG tersertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), 83 SPPG menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Pangan (FSMS) ISO 22000.
"Kemudian 38 SPPG menerapkan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) ISO 45001. Harapan kita capaian sertidikasi-sertifikasi SPPG ini bisa kita maksimalkan," bebernya.
Menurut Khofifah, keberhasilan program Makan Bergizi Gratis tidak hanya ditentukan oleh luasnya cakupan penerima manfaat, tetapi juga oleh kualitas pengawasan standar keamanan pangan.
Khofifah menyebut 1.427 SPPG telah menjalani Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL). "Hal-hal seperti ini sudah kami upayakan sebagai langkah preventif kami mengawal program MBG ini," pungkas Khofifah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
