Satlantas Polrestabes Surabaya berkomitmen untuk menertibkan aksi balap liar yang masih marak terjadi di jalanan Kota Pahlawan. (istimewa)
JawaPos.com - Menyusul banyaknya keluhan warga, Satlantas Polrestabes Surabaya berkomitmen untuk menertibkan aksi balap liar yang masih marak terjadi di jalanan Kota Pahlawan, khususnya pada malam hari.
Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan, selama dua bulan terakhir, petugas rutin turun untuk melakukan operasi lapangan. Pihaknya juga telah memetakan lokasi yang rawan balap liar.
"Di Surabaya itu cukup banyak (Jalan Raya yang digunakan sebagai lintasan balap liar), seperti Jalan Raya Darmo, Jalan Dinoyo, kemudian yang berpotensi berikutnya itu Jalan Panjang Jiwo," tutur AKBP Galih, Kamis (29/1).
"Biasanya, mereka beraksi di atas pukul 01.00 WIB. Kalau malam minggu, mereka kumpul dulu di warung kopi (warkop) dan baru beraksi (balap liar) saat akan pulang sekitar pukul 03.00 atau 04.00 WIB," tambahnya.
AKBP Galih menyebut dalam dua bulan terakhir melakukan operasi lapangan, Satlantas Polrestabes Surabaya telah menyita sekitar 141 unit sepeda motor dari ungkap kasus balap liar di wilayah Kota Pahlawan.
"Terakhir motor balap liar ini tangkapannya ada sekitar 141 unit, di mana ini kita melaksanakan penangkapannya dengan pola khusus dengan sistem hunting oleh anggota di lapangan setiap malam," ujar Galih.
Bukan hanya kepada pembalap liar, Satlantas Polrestabes Surabaya juga akan melakukan penindakan terhadap masyarakat yang dengan sengaja menonton dan mendukung aksi balap liar di jalanan.
"Akan kami tindak yang terlibat yang untuk balap liar khusus yang nonton pun akan kami tindak. Jadi tidak pandang bulu, meskipun motor yang digunakan untuk balap liar sesuai dengan spesifikasi yang ada," tegasnya.
Namun berdasarkan pengamatan di lapangan, AKBP Galih menyebut mayoritas sepeda motor yang digunakan untuk balap liar sudah dimodifikasi dan tidak memenuhi standar keamanan kendaraan yang berlaku.
Mulai dari menggunakan knalpot brong yang berisik, tidak memasang spion, shock depan mati, stang jepit atau rendah, mesin yang sudah diubah (bore up) dengan suara kasar, hingga ban cacing yang kecil.
"Rata-rata kalau yang balap liar saya rasa nggak ada yang sesuai spek ya. Itu sudah hukum malam, dari zaman saya sekolah juga sudah seperti itu," pungkas Kasatlantas Polrestabes Surabaya tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
