
Tim Satuan Tanggap Darurat (STD) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) melakukan pemeriksaan terhadap kontainer berisi cengkih atau cengkeh asal Indonesia di Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (2/11).
JawaPos.com - Tim Satuan Tanggap Darurat (STD) Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) melakukan pemeriksaan terhadap kontainer berisi cengkih atau cengkeh asal Indonesia di Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (2/11). Pemeriksaan ini dilakukan setelah muncul dugaan adanya kontaminasi zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) pada cengkeh asal Indonesia tersebut.
Sebelum pemeriksaan fisik, BAPETEN telah melakukan rapat koordinasi dengan PT Pelindo 3, melakukan pengujian kesiapan Radiation Portal Monitor (RPM) di PT Terminal Petikemas Surabaya. Serta koordinasi dengan PT Natural Java Spice (PT NJS) terkait skenario bongkar muat pada 28 Oktober 2025.
Selain BAPETEN, proses ini melibatkan banyak instansi. Mulai dari DJBC Surabaya, KSOP Tanjung Perak, KBR Gegana, Polda Jatim, Badan Karantina Indonesia, Kementerian Kesehatan, hingga PT Terminal Petikemas Surabaya.
Saat kapal bersandar, BAPETEN melakukan pemeriksaan di atas permukaan kapal. Hasilnya, kontainer dinyatakan aman untuk diturunkan ke darat.
RPM Mendeteksi Kenaikan Paparan Radiasi
Setelah kontainer diturunkan ke darat, dilakukan pengecekan dengan melewatkannya melalui Radiation Portal Monitor (RPM). Hasilnya menunjukkan adanya kenaikan laju paparan radiasi yang melebihi radiasi latar.
BAPETEN kemudian melakukan secondary inspection untuk mengukur permukaan kontainer dan melakukan uji usap.
Hasil uji usap menunjukkan tidak ditemukan kontaminasi pada dinding luar kontainer. Sehingga dipastikan sumber radiasi berasal dari dalam.
Ada Palet dan Piping Bag Teridentifikasi Cs-137
Kontainer kemudian dipindahkan ke PT NJS dengan pengawalan dari Polda Jatim dan KBR Gegana. Sesampainya di lokasi, tim BAPETEN menemukan paket palet dan piping bag yang terkontaminasi Cesium -137. Namun, paket produk cengkih yang berada di dalam box tidak teridentifikasi Cs-137.
Segel Radiasi Dipasang, PT NJS Akan Koordinasi Pelimbahan
BAPETEN langsung melakukan dekontaminasi pada kontainer, memasang segel radiasi, dan membuat safety perimeter line. Kemudian, PT NJS akan berkoordinasi dengan BRIN terkait proses pelimbahan, dan segel radiasi hanya akan dibuka saat proses pelimbahan dilakukan.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
