
Maling motor di Jojoran Surabaya tiba-tiba terbakar, diduga akibat upaya petugas melepaskan tali menggunakan korek api. (Istimewa)
JawaPos.com – Ketegangan terjadi saat tubuh seorang maling motor di Jalan Jojoran Gang III, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, tiba-tiba terbakar saat diamankan warga sekitar pada Kamis (30/10).
Maling tersebut diketahui berinisial RK. Ia diamuk massa setelah mencoba menggasak sepeda motor milik warga bernama Dian Mike, 37 tahun. Warga yang geram pun menyiram air bensin dan mengikatnya di sebuah tiang.
Dian Mike menceritakan, insiden terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat tengah mengurus bayinya di dalam rumah, ia tiba-tiba mendengar suara motornya yang terparkir di halaman rumah tiba-tiba menyala.
Saat dicek ternyata motornya dimaling oleh RK. Sontak, Dian berteriak dan berusaha mengejar maling tersebut.
Warga di sekitar yang mendengar teriakan Dian ikut membantu hingga akhirnya maling berhasil dikejar.
"Yang aku lihat itu ya yang ketangkap tadi. Jadi waktu posisi dia bawa sepeda tak kejar. Tak kejar, aku sambil teriak-teriak maling akhirnya dibantu warga di situ," kata Mike kepada awak media, Kamis (30/10).
Ia menyampaikan bahwa RK tak beraksi sendiri, melainkan bersama 1 rekannya. Namun sesampainya di pertigaan gang, RK dan satu temannya berpisah arah dan sempat mengejek ke arah ibu korban di ujung jalan.
"Ngejek ibu kayak e tadi. Ibuku jemur di situ. Tapi Ibuku nggak tahu kalau sepedaku dibawa. Jadi waktu aku lari teriak-teriak itu baru Ibuku baru ikut ngejar. Kayanya temannya sudah lari ke sana (kiri), dia (RK) belok e ke kanan," imbuhnya.
Warga lain berinisial HO, 50 tahun, menuturkan awalnya ia mendengar suara teriakan perempuan.
HO bersama warga sekitar panik langsung bergegas untuk menangkap RK yang sedang berupaya kabur dengan motor Mike.
"Tadi yang kehilangan orang Gang 5, yang tertangkap yang bawa BB (barang bukti) sepeda motornya yang lainnya lari, di sini pas ada banyak anak. Ada yang teriak 'maling', langsung orang-orang datang," ungkap HO.
Upaya RK untuk kabur gagal total. warga langsung mengikatnya dengan tali di tiang listrik agar tak melarikan diri.
Saking kesalnya, seorang warga menyiramkan bensin ke badan RK dengan niat untuk menakut-nakuti.
Untuk menghindari main hakim sendiri, warga pun memutuskan untuk menghubungi petugas kepolisian bahwa ada aksi pencurian di Jalan Jojoran Gang III. Tak berselang lama, petugas Polsek Gubeng pun tiba.
Seorang petugas mencoba membuka ikatan tali RK di tiang listrik menggunakan korek api. Siapa sangka, korek api tersebut justru menimbulkan api besar dan membakar tubuh RK yang berlumuran bensin.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
