Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Mei 2023 | 19.48 WIB

Wakil Wali Kota Surabaya Dukung Pengembangan Motor Listrik ITS

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dukung pengembangan produksi motor listrik ITS Surabaya. - Image

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dukung pengembangan produksi motor listrik ITS Surabaya.

JawaPos.com-Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menjadi pengembang sepeda motor listrik Gesits. Produk tersebut akhirnya diambil oleh PT Wika Industri Manufaktur dan Konstruksi.

Kendaraan hasil kerja sama dengan Garansindo Group yang diluncurkan pada 2016, itu tidak butuh waktu lama untuk mendapatkan respons positif dari pasar. Berkat dukungan pemerintah, Gesits jadi salah satu merek yang bakal dapat insentif.

Selain itu, pada pameran khusus kendaraan listrik Indonesia Electric Motorshow (IEMS) 2022, jadi panggung buat Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengenalkan motor listrik terbaru garapan mereka yang diberi nama Bangkits Cendrawasih.

Konsepnya berupa motor trail yang bisa mengatasi dua medan. Maksudnya bisa mengaspal di jalan raya, juga dapat diandalkan melewati berbagai macam permukaan jalan hingga bebatuan sekalipun. Motor listrik garapan ITS itu sudah dipesan sebanyak 34 unit oleh Kementerian Sosial. Semuanya digunakan untuk kendaraan operasional di Papua.

Bangkits Cendrawasih punya dimensi panjang 2.080 mm, lebar 1.155 mm dan tinggi 1.115 mm. Wheelbase-nya 1.355 mm. Beratnya mencapai 103 kilogram. Baterai menggunakan lithium ion berkapasitas 3,88 kWh. Dengan jarak tempuhnya mencapai 70 kilometer. Pengisian dayanya hanya butuh waktu 1 hingga 2 jam.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mendukung pengembangan produksi motor listrik oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Sebagai karya anak bangsa, membuktikan bahwa dalam negeri juga mampu memproduksi kendaraan listrik berkualitas.

”Kendaraan listrik adalah masa depan, sehingga menuju transisi itu kita harus bersiap-siap. Segenap sektor harus bekerja sama untuk saling melengkapi, kalau dalam negeri seperti ITS bisa menjadi produsen kenapa harus yang lain,” kata Armuji.

Cak Ji, sapaan akrab Armuji, menyinggung salah satu kesepakatan negara-negara di Asia Tenggara adalah untuk membangun ekosistem mobil listrik. Hal itu menjadi salah satu kesimpulan penting yang disepakati pimpinan-pimpinan negara dalam KTT ASEAN ke-42 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

”Ini tentu tidak dapat dihindari. Pilihannya adalah menyiapkan diri. Saat ini, kita mematangkan perencanaan hingga regulasi untuk mulai transisi ke kendaraan listrik, tentu dimulai dari lingkungan pemerintahan dahulu,” tegas Armuji.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore