
Ilustrasi buaya. (Photo by Pixabay/Pexels)
JawaPos.com - Buaya sepanjang 50 sentimeter yang muncul di kawasan waduk Manukan Kulon, Tandes, akhirnya tertangkap. Warga setempat menangkap buaya tersebut pada Minggu malam (15/6) sekitar pukul 22.30 dan menyerahkannya ke kantor kelurahan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya Linda Novanti menyampaikan, laporan resmi diterima Senin pagi (16/6) pukul 07.30. Petugas dari Pos Terpadu Barat langsung menuju kelurahan Manukan Kulon dan melakukan evakuasi. "Buaya langsung dibawa ke BKSDA Kutisari Selatan," ujarnya kepada Jawa Pos, Senin kemarin.
Proses penanganan melibatkan BPBD, Pos Terpadu Barat, kelurahan, dan Ketua LKMK Manukan Kulon. Buaya diperkirakan berusia 1–2 tahun. Saat ditemukan, air waduk sudah surut sehingga satwa liar itu terlihat dan berhasil diamankan.
Belum diketahui asal buaya tersebut. Linda menyatakan, belum ada kepastian apakah buaya itu merupakan peliharaan warga yang lepas atau datang dari aliran lain. "Masih ditelusuri," katanya.
Meski buaya telah dievakuasi, papan imbauan peringatan di sekitar waduk belum dicabut atau masih terpasang. Warga tetap diminta waspada apabila ada kemunculan buaya lain di sekitar lokasi. Termasuk melaporkan ke petugas jika mengetahui keberadaan buaya di lokasi tersebut. (omy)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
