
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Imam Syafi
JawaPos.com-Sejak diresmikan pertengahan Desember 2024, operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Eka Candrarini, di Jalan Medokan Asri Tengah, Surabaya, menjadi perhatian berbagai pihak.
Salah satunya dari Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Imam Syafi'i. Dia mengungkapkan pendapatan rumah sakit terbaru yang dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ini seret, jauh dari target yang dicanangkan.
Dalam rapat evaluasi triwulan I tahun anggaran 2025, Imam menyebut hingga Mei 2025, RSUD Eka Candrarini baru menghasilkan Rp 3,56 miliar, sekitar 3,39 persen dari target pendapatan tahun ini sebesar Rp 105 miliar.
“Coba bayangkan, target pendapatan Rp 105 miliar, tetapi hingga bulan Mei baru terkumpul Rp 3,56 miliar. Itu pun dengan bed occupancy ratio (BOR) hanya 17 persen," tutur Imam di Surabaya, Senin (9/6).
Dia mengaku tak kaget dengan capaian RSUD Eka Candrarini. Sebab sejak awal beroperasi, ia telah memperingatkan bahwa rumah sakit butuh waktu lama untuk bisa berkembang dan mencapai titik impas pendapatan.
Menurut Politikus Partai NasDem itu, anjloknya pendapatan rumah sakit ini juga menjadi bukti bahwa pembangunan fasilitas kesehatan tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa tanpa perhitungan matang.
"Bahkan ketika kami tanya langsung ke Direktur RS Suwandi dan BDH yang menyebut butuh minimal lima tahun untuk rumah sakit baru bisa mandiri secara finansial. Ini tidak bisa ujug-ujug langsung untung," imbuh Imam.
Imam menyayangkan pembangunan RS Eka Candrarini yang nyaris menghabiskan setengah triliun rupiah, tetapi belum dilengkapi alat medis CT Scan dan MRI yang bisa menunjang pendapatan.
"Kalau CT Scan dan MRI belum ada, terus apa yang bisa diandalkan untuk mengejar target pendapatan dalam tujuh bulan tersisa? Bangunan RS ini tidak kalah dengan swasta, tetapi sayang kalau pendapatannya segini-gini saja," tukas Imam.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
