Petugas layanan call center Pemkab Gresik. (Humas Pemkab Gresik)
JawaPos.com - Ada yang merasa beban masalah kehidupan sangat berat dan juga merasa sendiri. Tidak memiliki teman untuk berbagi cerita hingga akhirnya berujung depresi akut. Bahkan tidak sedikit yang sudah merencanakan bunuh diri.
Kini orang-orang seperti itu beruntung dapat mengakses layanan curhat milik Pemkab Gresik tepat waktu. Layanan itu tidak hanya untuk konseling, hanya sekadar butuh teman curhat pun akan dilayani.
Masyarakat bisa mengakses panggilan 112 atau langsung hotline Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBP3A) di 081282626759. Ternyata tidak sedikit yang membutuhkan layanan curhat memanfaatkannya.
Di comand center misalnya, beberapa kali masuk panggilan dari warga yang hanya butuh curhatannya didengar. Petugas pun hanya mendengarkan dan jika butuh layanan tambahan diteruskan ke KBP3A. Layanan curhat yang dimiliki Dinas KBP3A pun sudah sering menerima panggilan tersebut. Di tahun 2025 ini saja terdapat 4 warga yang ingin bunuh diri memanfaatkan layanan itu.
"Alhamdulillah, mereka sekarang membaik dan mengurungkan niatnya," ucap Kepala UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas KBP3A Gresik Ratna Faizah.
Ratna Faizah bercerita, pernah suatu malam panggilan masuk dari orang yang sudah berniat bunuh diri. Meski sudah tengah malam, layanan pun tetap diberikan. "Kami lakukan konseling online dan akhirnya dia merasa lega," katanya. Kasus lain juga pernah menimpa seorang mahasiswa asal luar Gresik yang sedang studi di Kota Pudak.
Meski memiliki banyak lingkaran pertemanan, tidak membuatnya berbagi cerita dengan temannya. Saat itu, mahasiswa tersebut memilih menghubungi 112. Konseling pun dilakukan hingga akhirnya niat tersebut berhasil diurungkan. Keinginan bunuh diri akibat terjerat pinjaman online (pinjol) pun juga pernah ditangani. Malahan seorang ibu rumah tangga (IRT) itu sudah meminum obat penumbuh rumput. Beruntung kesehatannya tidak berdampak serius.
"Setelah kami berikan konseling, kami juga berupaya membantu menyelesaikan tanggungan pinjol itu dengan membuka komunikasi dengan penagihnya," ujarnya. Rata-rata panggilan yang masuk itu berasal dari kategori umur SMA dan mahasiswa. Selain persoalan perkuliahan, juga asmara hingga gaya hidup bahkan medos. Tahun 2025 ini saja ada 4 upaya bunuh diri. Sedangkan tahun 2024 lalu jumlahnya juga tidak sedikit. (son)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
