Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Mei 2025 | 15.30 WIB

Tips Beli Hewan Kurban Sehat ala DKPP Surabaya: Perhatikan Nafsu Makan dan Postur

DKPP Kota Surabaya melakukan pemeriksaan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha. (Humas Pemkot) - Image

DKPP Kota Surabaya melakukan pemeriksaan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha. (Humas Pemkot)

JawaPos.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, banyak masyarakat yang mulai berburu hewan ternak. Sebelum membeli, ada baiknya simak tips berikut untuk mendapatkan hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat.

Kepala Bidang Peternakan DKPP Kota Surabaya, Sunarno Aristono membagikan tips kepada warga untuk memastikan hewan kurban yang dibeli dalam kondisi prima. Pertama, pastikan hewan kurban memiliki nafsu makan baik.

"Kalau dia mau makan, ini yang sehat. Kemudian tidak kurus. Lalu, hidung, mulut sama kakinya tidak ada luka, tidak cacat. Bulunya ini tidak berdiri, terus kalau badannya gemuk dia bisa berdiri tegak,” tutur Aris, Senin (26/5).

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengatakan bahwa Pemkot Surabaya melalui DKPP sudah mulai melakukan pemeriksaan intensif kepada hewan kurban yang dijual di Kota Pahlawan. 

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban akan berlangsung hingga 4 Juni 2025 mendatang. DKPP akan memeriksa secara menyeluruh hewan-hewan kurban di 31 kecamatan dan 154 kelurahan se-Kota Surabaya

"Mencakup pemeriksaan mata, pemeriksaan mulut, pemeriksaan kaki, hingga pemeriksaan gigi hewan kurban. Mulai dari matanya harus jernih, bulunya mengkilat, dari segi kotoran tidak diare," imbuhnya.

Kemudian mulut dan kaki hewan tidak ada luka, kondisi gigi untuk sapi poel (gigi tanggal) itu minimal usia dua tahun ke atas, tidak cacat, nafsu makannya baik, suhu tubuh normal, hingga badan simetris dan bisa berdiri tegak.

Sejauh ini, Aris menyebut belum ditemukan penyakit serius pada hewan kurban di Surabaya. Hanya saja, beberapa hewan mengalami gangguan ringan seperti kembung atau nafsu makan menurun akibat perjalanan jauh.
 
“Yang sakit kita pisahkan dan dikasih vitamin. Sementara hewan kurban yang sudah diperiksa dan sehat, kita kasih stiker dan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang ditandatangani pejabat otoritas veteriner," tukas Aris. (*)

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore