Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Mei 2025 | 15.21 WIB

Program MBG Terhenti di Wonocolo, Siswa Sekolah Kembali Cari Makan Siang di Kantin

Siswa saat menyantap makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Siswa saat menyantap makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa sekolah di Wonocolo terhenti sementara. Sejak Kamis (15/5), pengiriman paket makan siang untuk siswa tak lagi dikirim. Peserta didik kembali mencari makanan di kantin.

Kepala SMK PGRI 1 Kustiono mengonfirmasi pemberhentian MBG sejak Hari Kamis. ”Bilangnya libur,” jawabnya singkat. Dia mengaku belum mendapatkan informasi lanjutan kapan program akan dilanjutkan. Pihak sekolah dan siswa hanya bisa menunggu kabar dari penyedia katering MBG.

Hal senada juga diungkapkan Kepala SMA Negeri 10 Teguh Santoso. Ia mengatakan, pengumuman libur MBG dikabarkan H-1. ”Pas tanggal 14 Mei itu dikabarkan lewat chat WA,” tutur Teguh Santoso. Dia mendapatkan pesan singkat dari Bustomi Saputra sebagai asisten lapangan yang baru. 

”Kami tidak menanyakan juga kenapa, ada apa. Hanya info ke anak-anak kalau besok harus siap beli atau bawa bekal sendiri,” jelas Teguh. Hingga tulisan ini dibuat, pihak sekolah juga belum mendapatkan konfirmasi kapan MBG akan kembali dijalankan. ”Saya hanya tahu yang sekolah di kawasan Wonocolo berhenti semua, kalau wilayah kecamatan lain saya tidak tahu,” imbuhnya.

Teguh Santoso mengatakan, berhentinya MBG ini menjadi berkah terselubung bagi penjaja makanan di kantin. Para siswa kembali membeli makanan di kantin sekolah yang sudah lama sepi. ”Mungkin rezekinya lagi ke pengelola kantin,” kata Teguh kemudian terkekeh. Selama ini, pedagang kantin tetap menyediakan makanan namun dengan jumlah terbatas saja.

Salah satu narasumber pengelola dapur umum MBG di Surabaya Selatan, BAI, mengonfirmasi adanya libur sementara bagi MBG. Hal itu dipengaruhi kebijakan dari pemerintah pusat. ”Ada perubahan sistem pembayaran,” katanya. BAI menjelaskan, pembayaran biasanya menggunakan sistem reimburse. Kini, sistem pembayaran bakal dialihkan lewat virtual account.

”Makanya berhenti dulu. Kayaknya semua tempat juga berhenti deh,” jawabnya. BAI optimis program MBG akan kembali berjalan. Namun, ia sendiri tak bisa memastikan kapan waktunya. ”Ya itu harus nunggu sistemnya dari pusat sudah siap belum,” tandasnya.

Selama ini, ia mengakui pembayaran reimburse MBG di tempatnya cukup lancar. Sehingga tak ada kesulitan pengelolaan keuangan. ”Belum pernah ada kendala gimana-gimana kok,” tambahnya. (Dya)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore