
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat mengecek persiapan di destinasi wisata Kenjeran yang akan menjadi veneu Munas APEKSI VII 2025. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Ditunjuk sebagai tuan rumah, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan persiapan menjelang Munas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) VII pada 6 - 10 Mei 2025.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan bahwa saat ini, pihaknya tengah fokus membenahi destinasi wisata Kenjeran. Kawasan ini akan menjadi salah satu venue Munas APEKSI mendatang.
Destinasi wisata yang menjadi venue ini meliputi Taman Suroboyo, Pantai Kenjeran, dan Jembatan Suroboyo. Evaluasi menyeluruh pun dilakukan, mulai dari penataan tribun peserta, kondisi akses jalan, hingga kebersihan taman.
"Taman Suroboyo akan menjadi lokasi penanaman pohon oleh peserta Munas APEKSI VII. Karena itu, lokasi ini harus siap dan nyaman, baik untuk tamu Munas APEKSI maupun masyarakat," tutur Eri, Minggu (4/5).
Selain infrastruktur, Eri yang juga Ketua Dewan APEKSI itu juga menyoroti pentingnya fasilitas ramah anak. Oleh karenanya, Pemkot berencana menambah wahana permainan, seperti playground tematik.
"Saya sudah minta DLH (Dinas Lingkungan Hidup) untuk menambah lampu penerangan di beberapa area taman. Ini supaya anak-anak aman dan senang saat bermain di malam hari," imbuhnya.
Selanjutnya Jembatan Suroboyo. Di destinasi wisata ini, Pemkot Surabaya sebagai tuan rumah akan menampilkan pertunjukkan Pesona Laser Air Mancur kepada peserta Munas APEKSI VII 2025.
Eri pun melakukan melakukan evaluasi mendalam terhadap konten hiburan yang akan ditampilkan. Mulai dari alur cerita, iringan musik, hingga visualisasi laser yang dipantulkan melalui air mancur.
"Saya ingin pertunjukan ini menyampaikan pesan kuat tentang Surabaya. Musiknya bisa dibuat lebih semarak, termasuk dengan ceritanya. Jadi bukan sekadar visual, tapi harus mengena di hati,” imbuhnya.
Munas APEKSI VII akan dihadiri oleh 98 kepala daerah se-Indonesia. Jajaran menteri dan Presiden RI Prabowo Subianto juga dijadwalkan hadir dalam forum tertinggi pertemuan pemerintah kota ini. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
