
Rapat Anggota DPRD Kabupaten Gresik di Salah satu hotel di Surabaya. (Istimewa)
JawaPos.com - Ombudsman RI menyoroti langkah DPRD Gresik yang nekat menggelar rapat di hotel di Surabaya selama tiga hari dua malam, meski Presiden Prabowo telah mengeluarkan arahan efisiensi anggaran.
Arahan itu tertuang dalam Instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun 2025 Tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.
Pada APBD 2025, Pemkab Gresik melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp 59,6 miliar. Anggaran hasil efisiensi itu digunakan untuk enam poin program prioritas. Seperti perbaikan sekolah rusak, penambahan rawat inap, hingga infrastruktur.
Sejak Senin (28/4) lalu, para wakil rakyat itu menggelar rapat rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) di hotel di Surabaya. Pembahasan dilakukan bersama sejumlah OPD secara bergantian.
Jika dihitung, Sekretariat DPRD Gresik mengalokasikan anggaran untuk kegiatan 50 anggota dewan itu selama 3 hari 2 malam. Para anggota dewan tidak hanya mendapat uang transportasi, melainkan juga uang saku dan uang representasi.
Sekretaris DPRD Gresik, Moh Najikh, menyebut bahwa rapat sebetulnya bisa dilakukan di Kantor DPRD Gresik. Namun tidak cukup ruangan karena pembahasan bersifat intens dengan waktu yang tidak jelas batasnya.
Ketika ditanya kenapa tidak di hotel Gresik, Najikh menyebut bahwa ketentuan memperbolehkan baik di luar maupun di dalam kota. “Kalau di dalam kota, diprediksi akan terjadi tidak efektif dalam pembahasan,” ucapnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jawa Timur, Agus Muttaqin, mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan DPRD Gresik terindikasi maladministrasi.
Sebab di tengah kebijakan efisiensi, anggota justru mencontohkan perilaku kurang pantas. Bahkan terkesan menghambur-hamburkan uang.
Menurutnya, legislatif idealnya mengadakan rapat di dalam kota, menggunakan fasilitas penginapan milik pemerintah. Bahkan kalau perlu menginap di rumah rakyat. “Selain Inpres tentang efisiensi, kondisi ekonomi saat ini sedang sulit. Saya kira tidak pantas,” ujarnya.
(Nugroho Galih wicaksono)
Agus menyinggung soal amanat Perpres No 1/2025. “Di mana sudah jelas agar kegiatan pemerintahan tetap memprioritaskan semangat efisiensi,” pungkasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
