
Perhimpunan Pendidikan dan Pengajaran Kristen (PPPK) Petra meluncurkan batik Panca Skema di gedung SMP Kristen Petra Acitya, Sidoarjo, Selasa (22/4). (Istimewa)
JawaPos.com - Di usia yang ke-74, Perhimpunan Pendidikan dan Pengajaran Kristen (PPPK) Petra kembali membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang terus berkembang. Mewujudkan tema yang digagas pada peringatan HUT tahun ini, yakni, Moving Forward to be the Best.
Salah satu inovasi yang diluncurkan yakni launching batik Panca Skema. Agenda tersebut dilangsungkan kemarin (22/4) di gedung SMP Kristen Petra Acitya yang juga menjadi rangkaian acara perayaan HUT ke-74. Puluhan siswa dari tingkat SD hingga SMK memeragakan batik tersebut dalam fashion show yang disaksikan para guru dan wali murid.
Direktur Eksekutif PPPK Petra Ir Hengkie Porawouw MBA mengatakan, batik tersebut merupakan buatan PPPK Petra dan hak ciptanya telah tercatat di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Bukan sekadar pakaian, batik tersebut juga membawa filosofi mendalam.
“Terdapat nilai-nilai dari konsep student learning outcomes yang terkandung batik tersebut. Batik ini menggambarkan jiwa pendidikan PPPK Petra dan diharapkan bisa membentuk karakter para siswa,” ungkap Hengkie.
Ia juga menjelaskan, terdapat lima nilai yang terkandung dalam konsep itu. Yaitu physical growth, emotional intelligence, talent development, relationship with God, dan academic excellence yang disingkat PETRA. Ada lima warna pula di batik tersebut yang melambangkan masing-masing nilai dalam PETRA.
Kepala SMP Kristen Petra Acitya Eva Zahora menambahkan, melalui konsep itu pula, PPPK Petra mewujudkan education beyond academics. Pendidikan yang tak melulu tentang akademik, tapi juga nilai-nilai kehidupan dan peningkatan skill untuk menunjang masa depan siswa.
Salah satu aktivitas workshop siswa bersama rekanan universitas PPPK Petra(Istimewa)
“Ini juga jadi cara kami mengusung pendidikan holistik, atau pendidikan yang menyeluruh. Kami membangun secara utuh dan seimbang pada tiap peserta didik dalam seluruh aspek pembelajaran. Termasuk perihal nilai-nilai kehidupan melalui karya batik ini,” ujarnya.
Eva berharap, melalui batik tersebut anak-anak bisa menggali makna yang mendalam. “Batik ini akan dipakai sebagai seragam ikonik mulai ajaran baru tahun ini. Untuk tingkat SD memakai warna dasar merah, sementara SMP, SMA, dan SMK memakai warna dasar biru. Semoga anak-anak mampu menyerap nilai baik yang ada,” pungkasnya.
Road to 75th Anniversary, Banyak Agenda Spesial
Selain launching batik, beragam agenda juga dilangsungkan di puncak perayaan HUT ke-74 kemarin. Pagi hari, senam Indonesia Sehat diikuti seluruh guru, lalu terdapat talkshow, dan dilanjutkan dengan workshop.
Berbagai agenda dalam HUT ke-74 itu juga menjadi agenda Road to 75th Anniversary of PPPK Petra. Menyambut usia spesial itu, akan ada banyak acara yang bakal dihelat. Mulai dari Petra Exhibition, Petra Cup, dan Petra Funwalk and Run.
Aktivitas kegiatan belajar mengajar di SMP Kristen Petra Acitya, Sidoarjo. (Istimewa)
Petra Exhibition merupakan pameran tunggal perdana sekolah-sekolah PPPK Petra. Acara itu rencananya akan diadakan di Grand Atrium Pakuwon Mall pada 13-17 Agustus. Disana, akan ada talkshow, workshop, student performance, dan kompetisi. Pendaftar di pameran juga akan mendapatkan potongan harga istimewa.
Pada Januari 2026, akan diadakan Petra Cup yang merupakan kejuaraan bola basket se-PPPK Petra. Jenjang yang bisa mengikuti dari SD, SMP, SMA, dan SMK. Untuk KB dan TK, akan dilangsungkan lomba ketangkasan. Sementara itu, acara puncaknya adalah Petra Funwalk and Run pada 25 April 2026. Acara itu diikuti oleh guru, karyawan, siswa, wali murid, dan alumni. (ree)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
