
Ribuan umat muslim memadati Masjid Al-Akbar Surabaya pada malam takbir Idul Fitri, Minggu (30/3) malam. (Juliana Christy/JawaPos.com)
JawaPos.com - Malam takbir Idul Fitri di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya berlangsung khidmat pada Minggu (30/3) malam. Ribuan umat Islam dari berbagai daerah datang untuk ikut serta dalam perayaan takbiran yang menjadi penanda kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadhan selama sebulan penuh.
Sejak sore hari, jamaah sudah mulai berdatangan ke kawasan Masjid Al Akbar, Pagesangan, Jambangan, Surabaya. Suasana semakin semarak ketika gema takbir berkumandang dari berbagai sudut masjid. Bedug pun ditabuh dengan ritme khas yang menambah semangat umat dalam menyambut hari kemenangan.
"Setiap tahun saya selalu datang ke sini untuk malam takbiran. Suasananya luar biasa, ada rasa haru sekaligus bahagia bisa bertakbir bersama ribuan orang," ujar Hadi (45), salah satu warga Surabaya yang datang bersama keluarganya.
Tak hanya warga lokal, sejumlah jamaah dari luar kota juga memilih Masjid Al Akbar sebagai tempat untuk merasakan kemeriahan malam takbiran. Fadilah (32), warga Sidoarjo, mengaku datang ke Surabaya khusus untuk ikut merayakan malam takbiran di masjid terbesar di Jawa Timur ini.
"Saya dan keluarga sengaja datang dari Sidoarjo untuk merasakan suasana malam takbiran di sini. Suasananya benar-benar berbeda, terasa lebih syahdu dan penuh kebersamaan," kata Fadilah.
Selain gema takbir yang terus berkumandang, suasana semakin meriah dengan berbagai penampilan seni Islami, seperti rampak bedug dan lantunan sholawat dari kelompok hadrah. Banyak warga yang mengabadikan momen ini dengan ponsel mereka, merekam suasana penuh kekhusyukan yang jarang ditemui di hari-hari biasa.
Pihak pengelola Masjid Al Akbar juga telah menyiapkan berbagai fasilitas agar jamaah merasa nyaman, termasuk pengamanan ekstra untuk memastikan kelancaran acara. "Kami menyiapkan area khusus bagi jamaah yang ingin beristirahat, serta menyiagakan petugas untuk menjaga ketertiban dan keamanan," ujar salah satu panitia penyelenggara.
Seiring berjalannya malam, gema takbir semakin menggema, menciptakan atmosfer spiritual yang mendalam bagi para jamaah. Bagi banyak orang, malam takbiran di Masjid Al Akbar bukan hanya soal perayaan, tetapi juga menjadi momen untuk mensyukuri berkah Ramadan yang telah dijalani.
"Saya berharap tahun depan bisa kembali merasakan momen seperti ini. Rasanya tenang dan damai, seolah-olah semua orang bersatu dalam doa dan kebersamaan," tutur Hadi. (*)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
