Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 Maret 2025 | 05.09 WIB

Mahasiswa Asing di Ubaya Sulap Kurma Jadi Karya Seni, Bagikan Ribuan Takjil ke Warga di Bulan Ramadhan

Mahasiswa asing Ubaya saat menyusun ratusan buah kurma menjadi karya seni. - Image

Mahasiswa asing Ubaya saat menyusun ratusan buah kurma menjadi karya seni.

JawaPos.com – Ada cara unik yang dilakukan mahasiswa asing di Universitas Surabaya (Ubaya) untuk menyambut akhir Ramadan. Mereka menyusun ratusan buah kurma menjadi karya seni sebelum akhirnya membagikan takjil kepada para pengendara motor di depan Kampus Ubaya Ngagel, Kamis (27/3).

Sebanyak 13 mahasiswa dari berbagai negara, seperti Prancis, Belanda, Uzbekistan, Jepang, dan Timor Leste, ikut serta dalam kegiatan ini. Mereka merupakan bagian dari program Ubaya International Scholarship, Student Exchange, dan Darmasiswa. Mahasiswa dari Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) Ubaya juga turut berpartisipasi.

Dengan penuh kreativitas, mereka menyusun 700 buah kurma hingga membentuk tulisan “Marhaban Yaa Ramadan” berukuran 1x2 meter. Kurma dipilih karena terinspirasi dari tradisi berbuka puasa di Indonesia yang identik dengan makanan manis.

Bagi Nasiba Kamalova Azambekovna, mahasiswa asal Uzbekistan, kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan. “Saya senang bisa ikut merasakan tradisi Ramadan di Indonesia. Apalagi saat membagikan takjil, masyarakat begitu antusias. Ini benar-benar pengalaman berharga,” ungkapnya.

Hal serupa juga dirasakan Hendrik Job van Noort, mahasiswa pertukaran dari Belanda. Ia mengaku takjub dengan suasana Ramadan di Indonesia. “Ini pertama kalinya saya berbagi takjil Ramadan. Suasananya hangat, masyarakat sangat menyambut dengan baik. Saya belum pernah merasakan perayaan seperti ini sebelumnya,” katanya.

Tak hanya membuat karya seni dari kurma, mahasiswa juga turun langsung membagikan takjil kepada para pengendara dan pejalan kaki. Ketua panitia Muda Swara, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar berbagi, tetapi juga menjadi ajang bagi mahasiswa asing untuk mengenal budaya Ramadan di Indonesia.

“Kami ingin mereka merasakan sendiri bagaimana Ramadan di sini. Harapannya, mereka bisa membawa cerita ini saat kembali ke negaranya dan mengenalkan budaya multikultural Ubaya,” jelasnya.

Sebanyak 1.500 paket takjil juga disebar di berbagai lokasi, termasuk masjid, panti asuhan, dan rumah tahfidz di sekitar Ubaya.

“Agar lebih merata dan tidak menimbulkan kemacetan, titik pembagian kami sebar di depan Kampus Ubaya Ngagel dan RS Ubaya. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Muda.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore