Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Maret 2025 | 12.41 WIB

Perbaikan Jalan di Surabaya Selatan Terkendala Keterbatasan Material, Warga Cemas Jalan Kembali Rusak

Satgas PU Surabaya melakukan perbaikan jalan di kawasan Ketintang Madya, Surabaya. (Satgas PU Surabaya Selatan untuk Jawa Pos) - Image

Satgas PU Surabaya melakukan perbaikan jalan di kawasan Ketintang Madya, Surabaya. (Satgas PU Surabaya Selatan untuk Jawa Pos)

JawaPos.com-Satuan Tugas (Satgas) Pekerjaan Umum (PU) terus melanjutkan perbaikan jalan berlubang di wilayah Surabaya Selatan. Beberapa hari terakhir, tim berhasil menuntaskan pekerjaan di Jalan Ketintang Madya dan Karah Kebon Agung. Namun, proses perbaikan di Jalan Pagesangan harus ditunda karena keterbatasan material.

Mandor Satgas PU wilayah Surabaya Selatan Yudhistira, mengungkapkan bahwa di setiap titik perbaikan biasanya ditemukan lebih dari empat lubang jalan. "Dalam kondisi normal, kami bisa menyelesaikan 12 hingga 15 lubang per hari. Tapi hari ini hanya 10 lubang yang bisa diperbaiki," ujarnya kepada JawaPos.com Menurutnya, keterbatasan stok material menjadi penyebab utama perlambatan pekerjaan. "Material sudah habis, jadi perbaikan di Jalan Pagesangan baru bisa dilanjutkan keesokan harinya," tambahnya.

Tim Satgas PU menggunakan kombinasi hotmix, pecahan batu setengah (1/2), dan aspal cair untuk menambal jalan berlubang. Biasanya, kebutuhan material dalam satu bulan mencapai enam hingga delapan ton. Namun, selama bulan Ramadan, jumlah tersebut dikurangi menjadi sekitar tiga hingga empat ton. ''Selain karena jam kerja lebih pendek selama puasa, tenaga pekerja juga tidak seoptimal biasanya,” jelas Yudhistira.

Sementara itu, meski sudah dilakukan perbaikan, warga tetap khawatir jalan yang ditambal akan kembali rusak dalam waktu singkat. Yudhistira menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan aspal cepat rusak, seperti genangan air dan tingginya volume kendaraan. 

"Kalau ada air menggenang, aspal akan cepat terkikis. Selain itu, kondisi tanah juga berpengaruh. Jika tanahnya keropos, jalan lebih mudah ambles dan rusak lagi," katanya. Karena itu, warga yang melintas di jalan-jalan yang baru ditambal diimbau untuk tetap berhati-hati. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore