Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
JawaPos.com-Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan aspal jalan di wilayah kerjanya tidak ada yang rusak berat, karena pihaknya sudah melakukan penambalan jalan ketika ada yang berlubang atau membahayakan pengendara.
"Jalan rusak di Surabaya dari dahulu tidak ada, kalau bolong (berlubang), iya. Semuanya sudah saya sampaikan ke WhatsApp grup Forum Komunikasi (Forkom) kelurahan dan kecamatan," kata Cak Eri panggilan akrab Eri Cahaydi, di Surabaya, Rabu (10/5).
Menurut dia, jika ada laporan jalan berlubang, dipastikan segera ditindaklanjuti oleh pemkot melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya.
Semenjak adanya WhatsApp grup forkom, kata dia, masyarakat beramai-ramai melaporkan jalan berlubang, banjir, hingga masalah sosial lainnya. Setelah dilaporkan melalui grup tersebut, ia memastikan, jajaran pemkot akan segera menindaklanjuti informasi yang disampaikan ke dirinya melalui grup tersebut.
"Karena kami tidak bisa tahu semuanya, ketika sudah disampaikan melalui grup forkom, otomatis akan ditindaklanjuti sama teman-teman untuk ditambal. Misal, ketika ditambal oleh teman-teman tidak bisa, maka akan kita lakukan pelelangan," ujarnya lagi.
Cak Eri mengatakan, pemkot tidak bisa jika harus melakukan penambalan jalan yang berlubang secara keseluruhan karena pemkot memiliki skala prioritas yang harus diutamakan, seperti penanganan banjir, warga miskin, stunting, gizi buruk, anak putus sekolah dan sebagainya. Sedangkan untuk jalan, skala prioritasnya yakni melakukan penambalan yang berlubang.
"Jadi, tidak bisa kalau harus diaspal mulai ujung sampai ke ujung, tapi kami melakukan penambalan. Nanti dilihat, penambalannya bagus atau tidak," kata Cak Eri.
Cak Eri menjelaskan, jalan di Surabaya tidak bisa dipukul rata dilakukan pengaspalan secara keseluruhan jika ada yang berlubang karena jalanan di Kota Pahlawan terdiri dari jalan nasional, provinsi, dan ada yang milik pengembang.
"Setelah Pak Jokowi kunjungan ke Provinsi Lampung beberapa waktu lalu menyampaikan, jalan kota mana yang rusak, jalan nasional mana yang rusak, untuk diperbaiki. Seperti Jalan Osowilangun depannya Romokalisari Adventure Land, itu kalau warga tidak tahu, dikira jalannya Surabaya, padahal itu jalan nasional. Saya juga tidak mungkin membangun jalan nasional, jalan di Surabaya saja masih banyak yang harus diperbaiki," katanya pula.
Maka dari itu, Cak Eri menyampaikan, Pemkot Surabaya melalui DSDABM telah berkirim surat ke pemerintah provinsi untuk diteruskan ke pusat, memohon perbaikan jalan nasional mana yang perlu dibenahi. Sedangkan jalan yang menjadi kewenangan pemkot akan diperbaiki sendiri. "Artinya, jalan di Kota Surabaya sejauh ini tidak ada yang rusak, kalau berlubang pasti segera kami tambal," ujarnya lagi. (*)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
