Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 November 2024 | 06.25 WIB

PPATK Blokir Rekening Ivan Sugianto hingga Klub Malam Valhalla, Pelaku Perundungan terhadap Siswa SMAK Gloria 2 Surabaya

Ivan Sugianto memakai baju tahanan usai ditangkap oleh aparat kepolisian di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur pada Kamis (14/11). (Polda Jawa Timur) - Image

Ivan Sugianto memakai baju tahanan usai ditangkap oleh aparat kepolisian di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur pada Kamis (14/11). (Polda Jawa Timur)

JawaPos.com–Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir rekening milik pengusaha Ivan Sugianto yang diduga telah mengintimidasi siswa SMA Kristen (SMAK) Gloria 2, berinisial EN. Ivan Sugianto juga merupakan pengusaha pemilik klub malam Valhalla Spectaclub Surabaya.

”Iya rekening dia kami blokir,” kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana kepada wartawan, Kamis (14/11).

Selain rekening milik Ivan, PPATK juga turut memblokir rekening perusahaan Valhalla Spectaclub. Namun, PPATK belum mengungkap secara rinci nominal uang dari rekening yang telah diblokir tersebut.

”Iya (rekening Valhalla Spectaclub diblokir), belasan (rekening), berkembang terus, proses masih jalan,” ungkap Ivan.

Namun, Ivan belum mengungkap ikhwal kasus apa yang melibatkan pengusaha asal Surabaya itu hingga PPATK melakukan pemblokiran rekening. Saat ini PPATK masih dalam proses analisis. ”Ada terkait beberapa kasus. Masih dalam proses analisis,” tegas Ivan.

Meski demikian, Ivan menduga terdapat aliran uang yang berkaitan dengan judi online (judol) mengalir ke rekening Valhalla Spectaclub.

”Terdapat pihak-pihak yang diduga terkait judol yang terkoneksi dengan yang bersangkutan,” urai Ivan.

Ivan Sugianto ditangkap aparat kepolisian di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Kamis (14/11). Ivan diduga telah melakukan perundungan terhadap salah seorang siswa SMAK Gloria 2 Surabaya berinisial EN.

Berdasar rekaman video yang diterima JawaPos.com, Ivan ditangkap sejumlah aparat kepolisian. Pria yang sempat meminta EN bersujud dan menggonggong itu ditangkap tanpa perlawanan. Dia langsung digelandang petugas dengan kondisi tangan sudah terborgol. Tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut Ivan.

Ivan sempat menyampaikan bahwa dirinya akan menyerahkan diri kepada aparat kepolisian. ”Semoga Tuhan bisa mengampuni saya, semoga Tuhan bisa menjadikan saya manusia yang lebih baik. Saya akan segera menyerahkan diri ke Polrestabes Surabaya,” kata dia dalam video permintaan maaf yang beredar di jagat maya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore