
ILUSTRASI: Dimas Pradipta/JawaPos.com
JawaPos.com – Ada 14.675 pendaftar dalam seleksi CPNS penempatan Pemkab Gresik. Namun, 1.922 pelamar di antaranya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Penyebab paling dominan adalah berkas tidak lengkap dan ketidaksesuaian program studi (prodi).
Bagi yang dinyatakan TMS dengan penyebab berkas kurang, ada waktu untuk memperbaiki pada masa sanggah. Waktu pelaksanaannya mulai besok (20/9) sampai 22 September.
’’Formasi yang dituju kurang lengkap juga ada hingga penyelewengan meterai. Ada yang bisa disanggah tapi ada juga yang sudah pasti gugur,” ucap Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Agung Endro Utomo.
Pihaknya telah melakukan verifikasi keseluruhan berkas. Rencananya, hasil seleksi administrasi diumumkan hari ini (19/9). Yang jelas, imbuh Agung, sebanyak 12.753 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhak menuju tahapan seleksi berikutnya.
’’Kalau yang TMS bisa melakukan sanggah, bahkan bisa juga ternyata ada peserta yang memenuhi syarat tapi kemudian jadi TMS karena dilaporkan temannya misalkan,” bebernya.
Agung mengungkapkan, kesalahan paling menonjol adalah peserta tidak sanggup mengisi surat pernyataan. Ada lima poin dalam isi pernyataan tersebut, tetapi yang diisi hanya tiga poin.
’’Salah satu poinnya berupa kesiapan para pendaftar ditugaskan pada unit penempatan mana pun. Otomatis langsung gagal,” jelasnya.
Hal itu ditujukan untuk mengisi sejumlah formasi yang memiliki kebutuhan serupa namun nihil pendaftar. Sebab, hingga hari penutupan, masih terdapat 80 formasi yang kosong. Sebanyak 56 di antaranya merupakan formasi dengan penempatan di tingkat kecamatan.
’’Misal, di Kecamatan Gresik ternyata formasi penata kelola sistem informasi ada 10 pendaftar yang lolos passing grade dan diambil tiga. Maka, sisanya akan kami distribusikan ke formasi serupa pada kecamatan lainnya yang masih kurang,” ucap Agung.
Siapkan Gedung untuk Lokasi Tes
Saat ini BKPSDM juga sedang mempersiapkan venue untuk lokasi tes CPNS. Di mana ditargetkan bisa menampung para peserta dari empat wilayah. Yaitu Gresik, Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan. Salah satu kriteria venue yang ditetapkan adalah lokasi tes harus mampu menampung 300 peserta dalam sekali pelaksanaan.
Sejauh ini terdapat tiga tempat yang dipersiapkan. Yaitu Gedung Nasional Indonesia, Graha Kartini, dan Ballroom Hotel Aston. Ketiga tempat tersebut dianggap cukup representatif untuk menampung jumlah peserta. Dari ketiga alternatif itu, akan ditetapkan satu tempat sebagai venue tes.
’’Rencananya setiap hari ada tiga kali sesi tes. Tiap tes terdiri atas 300 peserta. Jadi, sehari total ada 900 peserta tes yang harus kami tampung,” pungkasnya. (leh/c17/son)
HASIL VERIFIKASI ADMINISTRASI
- Jumlah pendaftar submit: 14.675 pelamar

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
