
CEO Jawa Pos Media Leak Kustiyo bersama Christine Stayte selaku PYP Coordinating Principal Sekolah Ciputra pada acara 7 Most Popular Brand of the Year 2024 di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (3/9).
JawaPos.com - Sekolah Ciputra meraih penghargaan sebagai salah satu dari Jawa Pos 7 Most Popular Brand of the Year 2024 dalam kategori khusus Lembaga Pendidikan Area Jawa Timur. Penghargaan ini diberikan pada acara yang digelar di Balai Kartini, Jakarta, pada Selasa (3/9).
Christine Stayte selaku PYP Coordinating Principal Sekolah Ciputra, menyampaikan rasa bangganya atas penghargaan ini. "Sungguh senang diakui sebagai salah satu dari Jawa Pos 7 Most Popular Brand of the Year 2024. Penghargaan ini adalah hasil dari kerja keras kami dalam membangun budaya psikologis yang kuat di sekolah, dan kami sangat gembira diakui atas upaya tersebut," ungkapnya.
Sekolah Ciputra dikenal dengan komitmennya dalam menanamkan filosofi Ciputra, yang mencakup integritas, profesionalisme, keberlanjutan, dan kewirausahaan. Filosofi ini menjadi dasar dalam setiap kegiatan pendidikan di sekolah, menciptakan lingkungan yang hangat dan mendukung, yang mendorong siswa untuk berani mengambil risiko, menjadi penyelidik, dan berkontribusi dalam membuat perubahan positif di dunia.
"Kami merasa bertanggung jawab untuk mendidik generasi masa depan dengan serius. Kami percaya bahwa dengan memberdayakan anak-anak kami dengan keterampilan, pengetahuan, dan pemahaman, mereka tidak hanya akan menguasai konten mata pelajaran tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan nyata. Dengan begitu, mereka dapat membuat perubahan nyata di dunia," tambah Christine.
Sekolah Ciputra, yang dikenal sebagai sekolah Continuum IB terbesar dan paling terkenal di Jawa Timur, menawarkan berbagai program pendidikan berbasis penyelidikan dan berbasis konsep, mulai dari program Primary Years Programme hingga International Baccalaureate Diploma Programme. Dengan hampir 1300 siswa, Sekolah Ciputra berkomitmen untuk mendidik siswa agar tidak hanya memahami dunia, tetapi juga bagaimana mereka dapat memberikan dampak positif dalam kehidupan nyata.
Christine menekankan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berfokus pada konten, tetapi juga pada pengembangan keterampilan berpikir kritis seperti pemikiran desain dan pemikiran sistem. “Pesan kami kepada semua orang adalah untuk belajar bukan hanya demi pendidikan, tetapi demi menjadi warga global yang berdampak di dunia saat ini," tegasnya.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas dedikasi Sekolah Ciputra dalam menciptakan lingkungan belajar yang unggul, tidak hanya bagi para siswa tetapi juga bagi seluruh komunitas sekolah, termasuk guru dan orang tua.
Untuk diketahui, sekolah Ciputra yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur, telah lama dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan terdepan yang mengusung pendekatan unik dalam mengembangkan potensi siswa. Dengan visi untuk menghasilkan lulusan yang berintegritas, profesional, berwawasan keberlanjutan, dan memiliki jiwa kewirausahaan, Sekolah Ciputra telah menjadi model pendidikan yang inovatif di Indonesia.
Sebagai sekolah Continuum IB (International Baccalaureate) terbesar di Jawa Timur, Sekolah Ciputra menawarkan program pendidikan yang mencakup semua jenjang, mulai dari tahun-tahun awal (Early Years), Primary Years Programme/program dasar (PYP), program tahun-tahun menengah (MYP), hingga diploma International Baccalaureate (DP). Pendekatan ini memungkinkan siswa untuk memulai perjalanan akademik mereka sejak dini dengan metode yang holistik dan mendalam.
Kurikulum di Sekolah Ciputra dirancang dengan fokus pada pembelajaran berbasis penyelidikan (inquiry-based learning) dan berbasis konsep (concept-based learning). Alih-alih sekadar menghafal konten, siswa didorong untuk memahami konsep-konsep fundamental dan menerapkannya dalam konteks nyata. Mereka belajar untuk mengajukan pertanyaan kritis, meneliti, dan menemukan jawaban menggunakan berbagai bentuk pemikiran, seperti pemikiran desain (design thinking) dan pemikiran sistem (systems thinking). Pendekatan ini tidak hanya mengasah kemampuan akademik siswa tetapi juga membentuk mereka menjadi individu yang mampu berkontribusi positif di masyarakat.
Filosofi Ciputra menjadi landasan utama dalam setiap aspek pendidikan di sekolah ini. Integritas, profesionalisme, entrepreneurship bukan sekadar nilai-nilai yang diajarkan, tetapi juga dipraktikkan secara nyata dalam kegiatan sehari-hari di sekolah.
Pendekatan kewirausahaan di Sekolah Ciputra bukan hanya tentang mengajarkan siswa cara memulai bisnis, tetapi lebih dari itu, mengajarkan bagaimana berpikir kreatif dan inovatif dalam memecahkan masalah. Siswa diajarkan untuk menjadi pembuat perubahan yang mampu melihat peluang di sekitar mereka dan bertindak untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan dan berdampak positif. (als)

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
