
Ilustrasi Haji: Sebanyak 75 CJH 2019 telah melunasi BPIH. (Kokoh Praba/JawaPos.com)
JawaPos.com–Jika melewati sekitar Jalan Ngagel samping TPU Ngagel, Surabaya, ada kedai STMJ dengan banner kuning mentereng dan bertulisan Bu Nunuk. STMJ legendaris di Surabaya itu kini ditinggalkan pemiliknya, Nunuk Widayanti.
Nunuk Widayanti atau yang akrab disapa Bu Nunuk meninggal saat berhaji furoda pada Mei. Bu Nunuk berangkat haji pada 17 Mei. Dia berangkat bersama sang suami dengan haji furoda. Keduanya bertolak ke Tanah Suci dari Surabaya dengan 10 orang. Rombongan meninggalkan Surabaya pada 17 Mei transit di Jakarta.
Bu Nunuk sampai di Tanah Suci Arab Saudi, pada 19 Mei. Siska, menantu dari Bu Nunuk mengungkapkan, mertuanya itu sempat dikejar polisi di Tanah Suci. Dia menyebutkan, visa yang digunakan adalah visa kunjungan pribadi bukan visa haji.
”Selama di Arab Saudi sering telepon. Baik bapak atau ibu masih komunikasi. Beliau menyampaikan kalau sering dikejar polisi,” tutur Siska, menantu Bu Nunuk STMJ legendaris di Surabaya.
Haji furoda adalah haji dengan tarif lebih mahal dari haji regular dan khusus. Haji furoda adalah ibadah haji yang diatur pemerintah Arab Saudi. Nah, hal itu berbeda dengan haji yang dikelola Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama.
”Pada 15 Juni, ibu itu sempat terpisah sama bapak (suami dari Bu Nunuk, Budi Santoso) tapi kemudian bertemu kembali. Lalu, 16 Juni saat lempar jumrah terpisah lagi. Ibu sempat menyampaikan lelah dan dehidrasi akut ketika lempar jumrah,” ungkap Siska.
Pencarian Bu Nunuk pemilik STMJ legendaris di Surabaya berlanjut hingga 17 Juli dan berakhir pada 18 Juli. Pada 18 Juli, Bu Nunuk sempat dinyatakan meninggal dunia.
”Pas balik Jumat, 21 Juni, Pakde mengabari ada data di forensik dan sudah keluar, jika ada surat pernyataan surat meninggal Bu Nunuk pada 16 Juni 2024. Artinya mama hilang dan meninggal di tanggal yang sama,” cerita Rizaldi, anak dari Bu Nunuk.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
