
Plt Bupati Sidoarjo Subandi serahkan bantuan pangan beras cadangan pangan pemerintah (CPP).
JawaPos.com–Plt Bupati Sidoarjo Subandi mengaku lega atas sambutan suka cita warga penerima bantuan pangan beras. Subandi mendatangi delapan desa. Lelah tidak dirasa karena senang bisa bertemu para kepala desa dan warga.
Hampir seharian penuh, Plt Bupati Subandi menghabiskan waktu untuk memenuhi permintaan dan harapan kepala-kepala desa. Masing-masing empat desa di Kecamatan Balongbendo dan empat desa di Kecamatan Tarik.
”Pak lurah minta saya datang. Supaya warganya lega. Dan bantuan pangan beras benar-benar tepat sasaran. Alhamdulillah bisa,” ungkap Subandi di depan warga Kedungsukodani, Kecamatan Balongbendo.
Kepada warga desa, Plt Bupati Subandi berharap bantuan beras diterima dengan baik. Keluarga penerima manfaat (KPM) mengonsumsi sendiri beras dari pemerintah pusat itu.
”Kualitasnya bagus. Beras dari Bulog itu tergolong premium dengan mutu baik. Butiran beras utuh sampai 95 persen. Beras niki buat dikonsumsi nggih. Didamel keluarga. Kalau pulang dari sini, jangan mampir toko dulu, terus berasnya dijual,” ucap Subandi.
Abah Subandi, panggilan akrab Plt Bupati Subandi menjelaskan, bantuan pangan beras itu sudah untuk kali kelima dari beras cadangan pangan pemerintah (CPP).
Selama enam bulan berturut-turut, KPM akan menerima beras 10 kilogram. Selain untuk meringankan beban masyarakat, bantuan pangan beras juga bertujuan untuk menekan inflasi akibat tingginya harga beras.
”Kami berharap bantuan ini dapat membantu mengurangi beban masyarakat Sidoarjo yang benar-benar membutuhkan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Subandi.
Wahyuni, warga KPM Desa Kedungsukodani Kecamatan Balongbendo, gembira. Wajahnya berseri-seri. Dia mengaku bersyukur dapat bantuan beras. Bantuan beras rutin itu sangat bermanfaat bagi keluarga karena penghasilan suaminya tidak menentu.
”Alhamdulillah angsal bantuan beras. Saget damel seminggu lebih. Mboten belanja tumbas beras,” ujar Wahyuni dalam bahasa Jawa.
Wahyuni berharap bantuan terus berlanjut. Orang yang butuh seperti dirinya bisa merasakan pemerintah peduli kepada rakyatnya. Lebih-lebih Wahyuni mengaku juga terdaftar sebagai penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Bantuan itu bisa dipakai untuk beli sembako di warung yang ditentukan.
”Nek saget bantuan niki nggih terus wonten,” harap Wahyuni.
Dari Desa Kedungsukodani, Subandi lanjut ke Desa Bakungpringgodani, Desa Jeruklegi, dan Desa Jabaran. Seluruhnya di Kecamatan Balongbendo.
Setelah itu, perjalanan Plt Bupati Subandi dilanjutkan ke Kecamatan Tarik. Bupati menyaksikan penyerahan bantuan pangan beras itu di Desa Banjarwungu, Desa Kemuning, Desa Mergosari, dan Desa Klantingsari.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
