Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Mei 2024 | 23.02 WIB

Muncul Isu Gelombang Panas, Surabaya Terkena Dampaknya?

Di Oman, suhu paling dingin tercatat pada 42,6 derajat Celcius. Swedia telah dihantam oleh kebakaran hutan yang menyebar ke utara sejauh Lingkar Arktik akibat gelombang panas. Sedangkan di Yunani, setidaknya 80 orang tewas karena kebakaran hutan - Image

Di Oman, suhu paling dingin tercatat pada 42,6 derajat Celcius. Swedia telah dihantam oleh kebakaran hutan yang menyebar ke utara sejauh Lingkar Arktik akibat gelombang panas. Sedangkan di Yunani, setidaknya 80 orang tewas karena kebakaran hutan

JawaPos.com–Ada yang merasa jika beberapa hari ini suhu di Surabaya terasa panas? Apakah Surabaya mengalami gelombang panas?

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjung Perak Surabaya angkat bicara. Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya Ady Hermanto menegaskan bahwa info gelombang panas yang menyasar Indonesia bahkan Surabaya tidak benar.

”Belum pernah ada catatan observasi cuaca bahkan prediksi bahwa di wilayah Indonesia khususnya Jawa Timur dan Surabaya mengalami suhu udara mencapai 40 derajat Celsius bahkan 50 derajat Celsius,” jelas Ady Hermanto.

Ady menyebutkan, suhu udara maksimum dalam beberapa hari ini hanya mencapai 35 derajat Celsius. Dia membeberkan alasan mengapa kondisi cuaca saat ini yang terasa panas dan menyengat.

Dia menjelaskan, wilayah Jawa Timur sudah memasuki musim kemarau dan juga berkurangnya tutupan awan. Jadi tidak ada kaitannya dengan gelombang panas.

”Dan juga gelombang panas tidak terjadi di wilayah tropis namun umumnya di daerah subtropis,” papar Ady Hermanto.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore