Para pemudik yang baru tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mulai dipantau kondisi kesehatannya oleh BBKK Surabaya. (Radar Surabaya)
JawaPos.com–Lebih kurang 12 ribu pemudik menggunakan transportasi kapal bakal tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya saat puncak arus balik pada Selasa (16/4). Angka tersebut prediksi dari pengelola Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Seperti disampaikan General Manager Gapura Pelanuhan Kalimas dan Terminal Penumpamg Gapura Surya Nusantara (GSN) Dhany Rahmat Agustian. Dia menyampaikan, terkait jumlah arus balik ada di puncaknya tepatnya pada Selasa (16/4). Dia memprediksi jika angka pemudik di arus balik akan meningkat dibandingkan tahun lalu.
”Terkait arus balik, mari berbicara H+5 karena ada dua tipikal yang ada di Pelabuhan Tanjung Perak itu biasanya ada dua kali gelombang cukup besar di masa angkutan Lebaran. Pertama H+5 dan H+9. Itu perkiraan kami,” papar Dhany.
Dhany mengungkapkan, prediksi peningkatan arus balik tersebut berkaca di puncak arus mudik H-15 Lebaran lalu yang mencapai 14 ribu orang. Sehingga, kemungkinan arus balik mencapai 12 ribu.
”Kemungkinan lebih tinggi, soalnya lihat arus mudik kemarin cukup rekor baru bagi kami, 14.500-an orang. Jadi rata-rata untuk arus balik itu di angka 12.000,” ujar Dhany Rahmat Agustian.
Dhany menyatakan, pada arus mudik balik ini tidak ada persiapan khusus. Kendati demikian, pelabuhan bakal memperhatikan sejumlah hal. Salah satunya, penumpukan parkir kendaraan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
