
Claire Elysia siswa kelas 8 dan Ruth Ongkowidjojo kelas 9.
JawaPos.com–Sebagai pusat pembelajaran dan pelatihan yang menerapkan pengetahuan dengan produk pendidikan terbaik dari Finlandia, PKBM NOLA terus mencetak lulusan terbaik dan generasi bangsa yang kreatif dan berprestasi.
Nah, untuk menunjukkan kualitas pendidikan terbaik itu, PKBM NOLA bakal menghelat pameran edukasi yang seru dan menarik bertajuk Maker Faire Surabaya 2024. Maker Faire Surabaya 2024 diselenggarakan pada 20-21 April di Balai Pemuda Surabaya. Pameran akan menghadirkan karya teknologi, craft, science, dan semua bentuk kreativitas.
Ketua Panitia Maker Faire Surabaya Mr Onggo Susilo mengatakan, Maker Faire adalah pameran terbesar di dunia yang merayakan seni Do It Yourself (DIY), kreativitas, dan inovasi.
”Sebagai Main Organizer Maker Faire Surabaya, PKBM NOLA akan berkomitmen untuk memperkuat komunitas lokal melalui pendidikan dan inovasi,” ucap Mr Onggo di PKBN NOLA Surabaya.
Menurut Mr Onggo, acara bertaraf internasional bertajuk Maker Faire Surabaya 2024 itu merupakan bagian dari festival global yang merayakan semangat inovasi, kreativitas, dan kegembiraan dalam gerakan Maker yang telah merebak ke seluruh dunia.
”Maker Faire, dimulai di San Mateo, California, pada 2006, telah tumbuh menjadi ajang pertemuan tahunan bagi penggemar teknologi, perajin, pendidik, hobiis, insinyur, klub sains, penulis, seniman, dan siswa dari segala usia,” terang Onggo Susilo.
Selain itu, acara itu tidak hanya merupakan platform untuk memamerkan kreasi dan penemuan. Tapi juga kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan belajar keterampilan baru melalui berbagai macam workshop interaktif.
Maker Faire Surabaya diselenggarakan menyusul kesuksesan NOLA School Maker Faire yang diselenggarakan PKBM NOLA sejak 2022 dengan target 1.000 pengunjung.
Rangkaian acara Maker Faire Surabaya 2024 antara lain, pameran para Maker Surabaya, Salatiga, Semarang, Jakarta, dan Tuban. Pameran karya mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandala (UKWM), Pameran Mitra Komersial yang berhubungan dengan IoT, Mesin CNC, mesin 3D Print, bahkan inovasi di produk makanan sehat.
Selain itu, ada juga talk show dan workshop untuk umum dan anak-anak, ekshibisi battle bot, pameran maker siswa PKBM NOLA (bagian dari Pameran Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila), pameran maker siswa PKBM se-Surabaya dan sekolah negeri dan swasta di Surabaya.
Dalam Maker Faire Surabaya kali ini juga akan diadakan kegiatan bakti sosial dengan memberikan beasiswa workshop berkualitas untuk 200 anak Surabaya dari kalangan pra sejahtera bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya.
”Kami juga ada fashion show dengan menampilkan 10 designer remaja yang merupakan siswa NOLA. Mereka akan menampilkan koleksi tradisional penggabungan dari desain DIY Ecoprint dan desain baju anak modern,” ujar Onggo.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
