
Curanmor di Gresik yang terjadi pada 24 Januari 2024.
JawaPos.com – Jajaran Polres Gresik perlu lebih serius lagi untuk memburu pelaku kejahatan. Pasalnya, terdapat banyak peristiwa pencurian yang belum terungkap. Parahnya, ada pencurian yang dilakukan di perumahan elite di tengah Kota Pudak.
Rabu, 24 Januari lalu menjadi salah satu aksi pencurian yang tergolong berani. Pelaku melancarkan aksinya pukul 11.00 di Perumahan Green Garden. Pelaku sempat terekam CCTV milik warga perumahan dengan ciri-ciri mengendarai sepeda motor Honda Beat warna biru putih, memakai helm hitam, berjaket hitam, mengenakan celana panjang, dan bermasker.
Saat menjalankan aksinya, pelaku mencongkel jendela rumah milik Joko di blok D4 nomor 12 perumahan tersebut. Pelaku mencongkel jendela dan membawa kabur uang Rp 3 juta dan perhiasan kurang lebih 30 gram milik korban.
Pengurus RT 6 RW 4 Perumahan Green Garden Permai Aris menjelaskan, pelaku masuk ke area perumahan mengaku hendak bertamu ke salah satu rumah. ”Pelaku sempat mengaku anggota kepolisian menurut keterangan sekuriti yang waktu itu sedang berjaga," jelasnya.
Aksi pencurian yang juga belum terungkap terjadi di toko jam tangan di kawasan Jalan Panglima Sudirman. Setahun lebih berselang, para pelaku yang menggasak toko FAZ Watch itu belum juga terungkap. Perkembangan kasus yang sudah terjadi setahun yang lalu itu pun tidak ada kabarnya.
”Tidak ada informasi. Padahal, kami menunggu perkembangan penyelidikan yang telah dilakukan," keluh Khoiruddin, pemilik toko FAZ Watch.
Aksi para bandit terjadi pada 17 Februari 2023 sekitar pukul 02.55 WIB. Dari rekaman CCTV, terlihat dua orang pria masuk ke dalam toko. Dengan sigap, mereka langsung menggasak ratusan jam tangan berbagai merek yang berada di dalam etalase.
Alhasil, korban merugi hingga ratusan juta rupiah. Ada 238 buah jam tangan yang berhasil dibawa kabur. Yang terdiri dari merek Expedition, Alexandre Christie, Rolex, Casio, dan beberapa brand lain.
”Nilainya mencapai Rp 100 juta lebih. Para maling mengetahui merek arloji yang bagus,” kata Khoiruddin.
Proses penyidikan yang mandek juga dialami Titin Rokayah. Rumah perempuan 47 tahun itu disatroni maling. Ratusan gram perhiasan emas miliknya pun hilang dibawa kabur pelaku.
Peristiwa baru diketahui saat korban memeriksa brankas miliknya. Titin terkejut lantaran emas batangan dan sejumlah uang tunai yang tersimpan sudah tidak ada. ”Saat itu sedang pulang kampung, padahal sering saya periksa sebelum kehilangan," ujarnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan, atas kasus-kasus tersebut masih dilakukan penyelidikan. Pihaknya telah meminta keterangan dan mengumpulkan petunjuk untuk menangkap pelaku. ”Proses penyelidikan masih berlangsung, mohon waktu," tuturnya. (yog/c9/son)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
