Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 Maret 2024 | 17.49 WIB

Bakal Seperti Jakarta, Surabaya Direncanakan Ada MRT

Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono. - Image

Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono.

JawaPos.com–Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono membuka lokakarya Perlingkupan Awal Green Cities and Infrastructure Program di Four Points by Sheraton Surabaya, Jumat (15/3). Dalam acara itu, dibahas tentang rencana peningkatan transportasi umum.

Pj Gubernur Adhy mendukung penuh rencana feasibility study (FS) untuk mass rapid transit (MRT) system di Surabaya yang akan bekerja sama dengan Pemerintah Inggris. Hal itu sangat penting sebagai langkah awal untuk mewujudkan moda transportasi massal yang lebih layak lagi.

Peningkatan transportasi umum, lanjut Adhy, merupakan kebutuhan pelayanan publik yang saat ini menjadi salah satu prioritas pembangunan di Indonesia. Itu tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2020-2024 dan Peraturan Presiden No. 66 Tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional (KSN) Perkotaan.

”Jadi pembangunan angkutan umum massal di enam Kota Metropolitan Indonesia memang menjadi salah satu target pembangunan nasional. Kita sudah punya perencanaan, tinggal detailnya saja,” ujar Adhy Karyono.

Surabaya sebagai salah satu dari enam Kota Metropolitan yang memang sudah seharusnya membenahi transportasi publik. Ini adalah kebutuhan yang sangat mendesak. Dan kita perlu mengejar ketertinggalan,” tambah Adhy.

Transportasi publik yang dimaksud Pj Gubernur Adhy adalah MRT yang sebelumnya telah dilakukan kajian Pra FS oleh JICA. Lalu, pada Desember 2023, Pemerintah Inggris berkomitmen untuk membantu melanjutkan kajian FS tersebut.

Nanti, sambung Adhy, studi kelayakan MRT Surabaya dilakukan konsultan Inggris, Mott Macdonald Ltd dan Pricewaterhouse Coopers (PwC) yang dimulai pada Januari hingga Desember.

”Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyambut baik keberlanjutan kajian FS implementasi MRT di Surabaya dan akan berpartisipasi aktif dalam mendukung penyusunan kajian tersebut,” ungkap Adhy Karyono.

Surabaya menjadi salah satu dari prioritas kajian Sustainable Urban Mobility Plan (SUMP) di wilayah Gerbangkertosusila (Gresik–Bangkalan –Mojokerto–Surabaya–Sidoarjo–Lamongan) yang disusun Pemerintah Provinsi Jawa Timur dibantu Bappenas.

Sehingga, sebut Adhy, peningkatan moda transportasi di Surabaya akan berimbas baik pada wilayah aglomerasi. Akan mengoptimalkan mobilisasi daerah sekitar.

”Mudah-mudahan teman-teman dari perencanaan dan penyangga kabupaten/kota punya persepsi yang sama. Karena ini aglomerasi, semua bisa tersentuh dengan pembangunan di Surabaya. Karena harus ada perubahan yang bisa konek semua area,” terang Adhy.

Sementara itu, rencana pengembangan kereta api di Surabaya Metropolitan Area meliputi pembangunan jalur ganda Mojokerto – sepanjang pada 2021 – 2024, Surabaya Regional Railway Line (SRRL) double track Fase 1A Gubeng – Sidoarjo pada 2025-2027, Autonomous Rail Rapid Transit (ART), serta Mass Rapid Transit (MRT).

Secara spesifik, proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL) double track akan berjalan pada 2025 hingga 2027. Biaya pengerjaannya bekerja sama dengan Pemerintah Jerman.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore