Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 November 2022 | 21.15 WIB

Satu Stasiun Terkonfirmasi Resmi Berlakukan ASO

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Pemerintah resmi memberlakukan migrasi tayangan TV analog ke digital atau analogue switch off (ASO) sejak, Rabu (2/11). Migrasi tersebut juga mulai berlangsung di wilayah Jawa Timur.

Berdasar data Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jatim, diperkirakan belum semua televisi telah mematikan siaran analognya. Ada sejumlah faktor yang jadi penyebab.

Ketua KPID Jatim Immanuel Yosua Tjiptosoewarno menyatakan, setelah kick off migrasi TV analog ke digital dimulai, baru satu stasiun televisi yang telah mengonfirmasi mematikan siaran analognya. ’’Sementara itu, stasiun TV yang lainnya hingga kini belum memberikan konfirmasi. Namun, data ini masih akan terus bergerak,’’ katanya.

Saat ini, kata Yosua, dari segi infrastruktur, Jatim sebenarnya sudah siap menerapkan migrasi TV analog menuju digital. Namun, hingga menjelang pemberlakuan kebijakan tersebut, ada sejumlah kendala yang dihadapi stasiun televisi.

Di antaranya, banyak pemilik penyiaran televisi masih kebingungan mengenai aturan yang ada. Terutama soal apakah analog switch off (ASO) mulai berjalan total. Faktor lain adalah masih adanya kepentingan dari stasiun televisi bersangkutan.

Saat ini di Jatim tercatat ada 27 televisi lokal dan 15 televisi berjejaring nasional yang beroperasi di 10 wilayah siar. Sejauh ini, yang paling siap menerapkan migrasi adalah wilayah ring 1 Jatim. Yakni, kawasan Gerbangkertosusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan) dan sekitar.

Di sisi lain, masalah berikutnya yang masih terjadi pasca-kick off migrasi TV digital ke analog di Jatim adalah soal distribusi set top box (STB) bagi televisi lawas agar bisa migrasi ke digital. ’’Sejauh ini, distribusinya belum merata untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),’’ paparnya.

Padahal, pemberian fasilitas bagi warga miskin itu menjadi salah satu komitmen pemerintah dalam pelaksanaan layanan TV digital.

Berdasar data KPID Jatim, saat ini sudah 11.565 STB yang diberikan pemerintah di wilayah Jatim, terutama ring 1. Juga, ada 15.460 STB yang diberikan swasta ke MBR. ’’Saat ini distribusi stok STB di daerah juga banyak yang kurang,’’ katanya.

Sebab, banyak distributor/toko masih khawatir STB tidak laku sehingga tidak berani menyediakannya dalam jumlah besar.

SEBARAN STASIUN TV DI JATIM

Jumlah stasiun TV | 42 stasiun

Televisi lokal | 27 stasiun

Televisi nasional | 15 stasiun

Wilayah siar | 10 wilayah

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore