
PERSYARATAN: Sejumlah warga mengantre untuk mendapatkan vaksinasi meningitis di Kantgor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya, Senin (17/10). Di sana warga cukup membayar Rp 305 ribu. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)
JawaPos.com – Stok vaksin meningitis sempat terbatas. Kondisi itulah yang dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk mengeruk keuntungan. Harga sekali vaksinasi seharusnya hanya Rp 305 ribu. Namun, di lapangan banyak yang membanderolnya hingga Rp 1,3 juta sekali vaksin.
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Surabaya melakukan beberapa upaya agar calon jemaah tidak dirugikan dengan praktik semacam itu. Salah satunya, menggandeng Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha Travel Umrah dan Haji (FK Patuh) Jatim.
Kepala Kantor KKP Kelas I Surabaya Slamet Mulsiswanto mengatakan bahwa dari kabar yang didapat petugas di lapangan, muncul informasi biaya vaksin meningitis di KKP sekitar Rp 400–Rp 1,3 juta. ”Itu salah. Biaya vaksin meningitis di KKP tidak semahal itu,’’ ucapnya.
Dia menegaskan bahwa harga vaksinasi meningitis di KKP hanya Rp 305 ribu. Munculnya harga yang tinggi itu dipengaruhi beberapa faktor. Misalnya, calon jemaah melakukan vaksinasi di fasilitas kesehatan. Terkait hal itu, KKP Kelas I Surabaya tentunya tidak bisa turut campur. Sebab, hal tersebut merupakan keinginan para calon jemaah.
Lalu, ditengarai ada oknum travel yang nakal untuk mencari keuntungan. Mereka memanfaatkan kelangkaan vaksin meningitis. Sementara itu, banyak calon jemaah yang tidak tahu harga resmi vaksinasi meningitis di KKP. Yang mereka pikirkan adalah bagaimana secepatnya bisa melaksanakan ibadah umrah. ”Kalau ada yang bilang vaksin di KKP Rp 1 juta, jangan percaya,’’ kata Slamet kemarin.
Karena itu, berbagai sosialisasi terus dilakukan. Biaya vaksinasi juga dipampang di KKP Kelas I Surabaya. Namun, hal tersebut tidak mudah. Sebagian besar jemaah tidak tahu harga vaksinasi.
Jawa Pos juga menanyai beberapa calon jemaah terkait biaya vaksinasi meningitis, Senin. Ternyata, banyak yang tidak tahu. Calon jemaah hanya datang dan menunggu untuk divaksin. Biasanya, itu sudah sepaket dengan biaya umrah. ”Saya nggak tahu harganya. Yang penting disuruh datang,’’ ucap salah seorang calon jemaah umrah asal Madura yang enggan disebut namanya.
Slamet mengatakan, soal biaya wajib diluruskan. Sebab, biaya yang berlaku di KKP sesuai dengan aturan di pusat. Pembayaran juga melalui kantor pos. ”Saya mewanti-wanti calon jemaah jangan pakai calo karena daftar sendiri bisa secara online,’’ terangnya.
Selain itu, kata Slamet, koordinasi juga dilakukan untuk mengantisipasi calon jemaah yang belum vaksin, tetapi keberangkatannya mepet. Jika travelnya masuk di FK Patuh, nanti bisa diprioritaskan. Harapannya, tidak ada lagi cerita jemaah gagal berangkat karena vaksin.
Slamet tidak menampik bahwa banyak upaya nakal yang dilakukan oleh oknum travel. Salah satunya, mereka terang-terangan mau menyuap petugas di bandara untuk diloloskan berangkat. Hal tersebut tentunya ditolak petugas. Menurut dia, oknum travel nakal itu biasanya tidak masuk dalam asosiasi mana pun.
TEMUAN SOAL HARGA VAKSIN
- Di faskes harga tinggi karena ada layanan tambahan.
- Banyak calon jemaah yang belum tahu harga vaksin.
- Travel mematok harga di awal sepaket dengan umrah. Karena itu, biaya vaksin dihitung plus dengan akomodasi oleh travel.
- Mahal karena ada yang melalui jasa calo.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
