JawaPos.com - Berbagai persiapan terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri menjelang beroperasinya Bandara Internasional Dhoho Kediri. Salah satunya dengan menyiapkan moda transportasi baru, yakni taksi khusus bandara.
"Rencananya akan ada taksi untuk moda transportasi di bandara," kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri, Sukadi, seperti dikutip dari Radar Kediri (Jawa Pos Group), Kamis (25/1).
Menurutnya, keberadaan moda transportasi baru tersebut sudah sesuai dengan saran dari PT Angkasa Pura I. Mereka juga sudah berdiskusi dengan Bluebird grup terkait hal tersebut.
Meskipun sebelumnya sudah ada trayek bus khusus ke bandara, PT Angkasa Pura I tetap menyarankan adanya operasional taksi khusus bandara.
"Pemkab sudah berkomunikasi dengan Bluebird grup dan kami memberikan lampu hijau untuk taksi tersebut," lanjut Sukadi terkait diskusi yang digelar pada Selasa (23/1) lalu.
Terkait hal itu, Bluebird grup berencana akan melanjutkan pembicaraan secara teknis dengan Dinas Perhubungan Kota Kediri dan Kabupaten Kediri.
Apabila koordinasi berjalan dengan lancar, taksi bisa segera beroperasi di Bandara Dhoho Kediri sesuai dengan rencana.
"Sesuai rencana taksi sudah beroperasi mulai 1 Februari," terang Sukadi.
Dia juga menyebutkan bahwa taksi sudah beroperasi sebelum bandara buka secara komersil.
Menurut Sukadi, dengan adanya taksi bandara, moda transportasi di sana bisa lebih bervariasi, sehingga masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan pesawat memiliki banyak alternatif sarana transportasi menuju bandara.
Sementara itu, untuk trayek bus khusus bandara sendiri operasionalnya juga terus dikebut. Sama seperti taksi, nantinya bus bandara juga harus beroperasi pada 1 Januari 2024.
Seperti diberitakan, Direktorat Jenderel (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah menyetujui dua rute bus bandara.
Di antaranya dari Terminal Gayatri Tulungagung ke Bandara Dhoho dan ke Terminal Pare. Kemudian, dari Terminal Anjuk Ladang Nganjuk ke Bandara Dhoho. Di mana trayek tersebut akan dilayani oleh PO Damri dan PO Harapan Jaya.
Kemudian, ketika dikonfirmasi terkait kapan Bandara Dhoho beroperasi, dia menyebut bahwa hingga kemarin masih belum diketahui, karena masih ada beberapa hal yang harus disiapkan menjelang grand opening.
Namun, meskipun demikian, Sukadi tetap optimis bahwa bandara dapat segera beroperasi dalam waktu dekat.
"Semoga saja segera beroperasi. Semua perizinannya sedang dikebut," tegasnya.