Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 Agustus 2022 | 15.50 WIB

Unair Surabaya Terima Delapan Ribu Mahasiswa Baru

Rektor Unair Moh Nasih mengukuhkan mahasiswa baru. Unair for JawaPos - Image

Rektor Unair Moh Nasih mengukuhkan mahasiswa baru. Unair for JawaPos

JawaPos.com–Sebanyak 8.150 mahasiswa baru dikukuhkan Rektor Universitas Airlangga Moh Nasih pada Kamis (18/8). Pada acara di Airlangga Convention Center tersebut, Nasih menekankan pentingnya mahasiswa baru untuk saling mengenal.

Menurut Nasih, kepedulian dan pengetahuan pada lingkungan sangat penting. Apalagi kepedulian sesama warga kampus.

”Jangan sampai sudah duduk berjam-jam di lingkungan kalian (tapi) tidak kenal siapa dia,” tutur Nasih.

Asas kekeluargaan, lanjut Nasih, juga menjadi hal yang tak kalah penting. Hal itu agar mampu hidup rukun dan harmonis dengan sesama.

”Kebersamaan, harmoni, kerja sama, saling tolong menolong, diawali dengan saling mengenal di antara kita semua. Nggak kenal maka nggak sayang,” ujar Nasih, pakar akuntansi itu.

Dengan mengenal lingkungan, menurut dia, akan tahu potensi orang-orang di sekitar, sehingga mampu bekerja sama dengan mereka. ”Bagaimana bisa saling membantu bekerja sama dalam harmoni kalau kenal saja tidak?” tutur Nasih.

Menurut dia, saling mengenal akan menghindarkan dari hal-hal yang tidak diinginkan. ”Berbagai macam perselisihan, termasuk di kalangan mahasiswa, salah satunya adalah karena tidak saling mengenal satu sama lain,” jelas Nasih.

Oleh karena itu, Universitas Airlangga memiliki program yang mendorong mahasiswa untuk saling mengenal dan berkolaborasi satu dengan yang lain. Program kolaboratif itu bersifat multidisiplin, sehingga mahasiswa dengan jurusan berbeda akan difasilitasi untuk bekerja sama.

”Nanti di semester satu dan dua belum fokus di fakultas, tapi akan kita jadikan satu dalam program kuliah bersama,” ucap Nasih.

Program itu diharapkan agar mahasiswa fakultas bisa saling mengenal. Nasih juga menuturkan bahwa mahasiswa seluruh disiplin keilmuan di Unair harus dikolaborasikan.

”Sehingga yang (fakultas) kedokteran melek aspek sosial dan aspek budaya, yang sosial pun melek kesehatan, dan melek tekni, yang teknik juga paham humaniora, dan seterusnya,” ungkap Nasih.

Nasih menambahkan, jarak antar fakultas dan antar individu harus diperkecil. Jangan sampai mahasiswa hanya mau bergaul dengan fakultasnya sendiri. ”Interdisiplin keilmuan menjadi hal yang kita pastikan berlangsung di Universitas Airlangga,” terang Nasih.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore