
Photo
JawaPos.com- Tidak sedikit ibu menyusui yang memiliki kendala saat memberikan air susu ibu (ASI) kepada bayi. Ada yang mengeluh ASI tidak keluar hingga jumlahnya sangat minimal.
Nah, dalam kegiatan konseling ASI di RSUD Sidoarjo yang diselenggarakan untuk memperingati Pekan ASI Sedunia Jumat (5/8), berbagai permasalahan tersebut dikupas tuntas.
Kegiatan konseling yang dimulai sejak 1 Agustus lalu melibatkan para konselor ASI. RSUD memiliki 32 orang konselor. Setiap hari dijadwalkan tiga hingga empat orang yang bertugas.
Mereka dengan sabar menjawab semua pertanyaan dari para ibu yang datang ke tempat konseling di poli tumbuh kembang. Setiap hari rata-rata ada 15 ibu menyusui yang berkonsultasi.
”Kami sampaikan kepada para ibu bahwa ASI mudah dicerna oleh bayi daripada susu formula,’’ kata Kepala Perawat Instalasi Peristi Bayi RSUD Sidoarjo Siti Yunaria. Lebih baik bayi diberi ASI. Terutama ASI eksklusif yang diberikan hingga anak usia enam bulan. Dilanjutkan lagi dengan tetap memberikan ASI hingga anak berumur dua tahun.
Yunaria menyampaikan bahwa problem ASI sedikit atau tidak keluar dipengaruhi beberapa faktor. Di antaranya, durasi menyusui yang sebentar. Akibatnya, ASI yang diproduksi juga tidak banyak. ”Semakin sering menyusui, produksi ASI makin banyak dan lancar,’’ lanjutnya.
Salah seorang peserta konseling, Inda, menyatakan kegiatan tersebut sangat bermanfaat. Dia bertanya kepada konselor tentang proses menyusui agar lancar. Sebab, dia ingin bisa terus memberikan ASI kepada bayinya meski bekerja.
”Kami diberi tips relaktasi. Tentang ciri-ciri anak cukup ASI dan yang paling penting diberi semangat untuk mengasihi sampai nanti lulus menyusui lebih dua tahun,’’ ujarnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
