
penanaman 1.000 pohon mangrove yang digelar PT Graha Agung Perkasa di kawasan Wonorejo, Surabaya, Minggu (21/1).
JawaPos.com–Anak-anak muda Surabaya menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan bencana alam. Hal itu terlihat dari dua kegiatan yang digelar di Perumahan Wisata Semanggi, Wonorejo, Surabaya, Minggu (21/1).
Kegiatan pertama adalah penanaman 1.000 pohon mangrove yang digelar PT Graha Agung Perkasa. Kegiatan itu melibatkan ratusan anak muda dari berbagai komunitas, serta perwakilan dari Pemerintah Kota Surabaya, FK3I, Rotary Club of Surabaya Kaliasin beserta Rotary D3420 Surabaya, Eiger, dan PT Graha Agung Kencana Group.
”Anak muda adalah generasi penerus yang akan bertanggung jawab merawat lingkungan,” kata Direktur Kreatif Graha Agung Perkasa Nabilah Kusuma H.
”Oleh karena itu, penting untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sejak dini,” tambah dia.
Usai melakukan penanaman Mangrove, Pemerintah Kelurahan Wonorejo pun melakukan simulasi pemadaman api yang melibatkan warga Perumahan Wisata Semanggi. Kegiatan itu salah satu upaya sosialisasi Madagaskar (gerakan keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana).
Warga dilatih untuk mengenali tanda-tanda bahaya kebakaran, cara memadamkan api dengan alat seadanya, dan cara menyelamatkan diri dari kebakaran.
”Kami ingin meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kebakaran. Sebab, kebakaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja,” kata Camat Rungkut Kota Surabaya Maskur.
Sementara itu, Lurah Wonorejo Ari Hardini mengatakan, Wonorejo dipilih sebagai pilot project lomba PKK tingkat nasional karena memiliki potensi bahaya kebakaran yang cukup tinggi.
”Dulu, di sini banyak alang-alang yang menjadi sumber api. Namun, setelah dilakukan sosialisasi dan pelatihan, warga sudah lebih sadar akan bahaya kebakaran,” terang Ari Hardini.
Ari berharap, kedua kegiatan itu dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Perumahan Wisata Semanggi.
Di tempat yang sama, Direktur Marketing Graha Agung Kencana Group Regina Ayu Kusuma Wardani berharap, anak-anak muda Surabaya bisa menjadi agen perubahan untuk menjaga lingkungan.
”Termasuk kebencanaan. Dimulai dari dalam diri,” ucap Regina Ayu Kusuma Wardani.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
