Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Juli 2022 | 18.53 WIB

Sebelum Meninggal, Suwarsih Pamit Pergi Bersama Suami ke Suramadu

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Suwarsih, warga Sugihwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo, selama ini dikenal sebagai sosok yang baik di mata tetangganya. Karena itu, warga sekitar kaget saat wanita berusia 40 tahun itu ditemukan tewas, pada Senin (18/7) kemarin.

Rofika, tetangga kanan rumah korban, ingat bahwa Suwarsih bercerita sesuatu. Ibu satu anak itu mengaku hendak pergi ke kawasan Jemabatan Suramadu (Surabaya-Madura) bersama suami keduanya. Karena itu, anak semata wayangnya dititipkan ke adiknya.

Rofika menuturkan, sejak itu dirinya melihat lampu teras rumah Suwarsih terus menyala. Dari pagi hingga siang. Dia pun tidak curiga. Sebab, Rofika menyangka Suwarsih belum pulang. Sampai akhirnya, dia mendengar kabar Suwarsih meninggal. ’’Biasanya itu kalau Minggu pasti keluar kok,’’ ungkapnya.

Karena itu, dia merasa aneh. Korban ada di dalam, tapi rumahnya digembok dari luar. Selama dua hari terakhir, Rofika juga mengaku tidak melihat suami Suwarsih lewat di depan rumahnya seperti biasanya. Dia  menganggap keduanya masih liburan. ”Biasanya setiap hari suaminya selalu lewat,” kata Fika.

Dia ingat suami Suwarsih selalu menuntun motor matik berwarna hitam. ’’Kalau ngenalin diri ke warga ada yang bilang namanya Irwan, Zainudin, Junaidi gitu, saya tidak tahu nama pastinya,’’ ungkapnya.

Dari cerita yang didapat Rofika, Suwarsih bercerai tiga tahun lalu. Setelah itu, pindah ke Desa Sugiwaras dua tahun lalu, bersama suami keduanya. Dia tidak tahu kapan mereka menikah. Yang dia tahu, suara teriakan pertengkaran antara suami dan korban sering terdengar.

Bahkan, hal itu seolah sudah menjadi rahasia umum di warga sekitar. Suara pertengkaran mudah terdengar karena jarak antarrumah tidak begitu jauh. Apalagi, gang mereka sempit. Lebar sekitar 1 meter. ’’Ya bertengkarnya kadang pas mau berangkat kerja atau pas malam gitu,’’ ujar Rofika.

Sebelumnya, warga digegerkan dengan penemuan mayat Suwarsih. Kali pertama yang mendapati adalah putri semata wayangnya. Korban tergeletak di kamar rumah, yang terkunci dari luar sekitar pukul 05.30 WIB. Tubuh perempuan itu bersimbah darah. Ditutupi selimut serta bantal.

Sekitar pukul 07.30 WIB, polisi beserta ambulans datang untuk olah TKP dan mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Porong. Garis polisi pun sudah terpasang di rumah berukuran 4 x 8 meter itu. Selama ini, korban dikenal bekerja di pabrik sepatu di wilayah Tulangan.

Hingga kini, Polresta Sidoarjo masih belum memberikan penjelasan resmi tentang penemuan mayat Suwarsi tersebut. Namun, kabarnya akan disampaikan Kapolresta Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore